Berkat inovasi di sektor peternakan yang terus dioptimalkan sejak tahun 2021 hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan meraih penghargaan Gatra Awards tahun 2022. Sebuah panggung apresiasi hasil inisiasi Gatra Media Group (GMG) yang digelar di Soehana Hall, The Energy Building, SCBD, Jakarta Selatan.
Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) GMG yang ke-28 bertema "Dedikasi Total Mengakselerasi Pemulihan Bangsa" tersebut, penghargaan diserahterimakan kepada Wakil Bupati Mujib Imron. Adapun kriteria penghargaan yang dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan, kategori Bidang Perlindungan dan Revitalisasi Komunitas.
"Saya dan Bapak Bupati bangga dengan inovasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan yang diapresiasi media Gatra. Mudah-mudahan penghargaan ini akan mendorong lahirnya beragam inovasi lainnya untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Pasuruan," ujar Wakil Bupati kepada Tim Liputan Humas Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Sekretariat Daerah Kabupaten Pasuruan seusai perhelatan digelar pada hari Senin (12/12/2022) malam.
Menurut Gus Mujib sapaannya, rajin berinovasi adalah keniscayaan bagi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan dalam upaya meningkatkan nilai keekonomian bagi komunitas. Baik peternak, petani maupun komunitas pelaku usaha di bidang peternakan. Tentu saja hal itu dapat terwujud jika dibarengi inovasi dan kreatifitas dalam melakukan diversifikasi produk hasil peternakan.
"Peternak Sapi di Kabupaten Pasuruan cukup lincah untuk mempatenkan produk dan produk bakso SAKERA dengan baik. Masyarakat Kabupaten Pasuruan harus sejahtera dengan melimpahnya potensi peternakan. Apalagi populasi Sapi perah terbesar nomor tiga di Jatim. Begitu juga Sapi potong, mampu men-supply kebutuhan daging Sapi di Jatim," tuturnya.
Di sisi lain, kata Wakil Bupati, Pemerintah Daerah juga memberikan dukungan penuh terhadap pemberdayaan masyarakat melalui beragam pelatihan usaha. Sekaligus melengkapinya dengan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk memajukan usahanya.
Lalu bagaimana dengan upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mengoptimalkan program pendukung pemberdayaan masyarakat yang menyasar kepada Pondok Pesantren? Hingga saat ini, bermacam pelatihan usaha digelar di lingkungan Pondok Pesantren yang merupakan bagian dari organisasi kemasyarakatan. Tujuannya agar para santri memiliki bekal ketrampilan sehingga mandiri secara ekonomi.
"Melalui program pembangunan berjargon PERWIRA (Perempuan Wira Usaha) dan PELASAN (Pelatihan Santri), Pemkab Pasuruan berikan beragam pelatihan usaha bagi santri dan santriwati. Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang peduli dengan upaya Pemerintah Daerah dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Diantaranya di sektor peternakan," pungkasnya mengakhiri perbincangan. (Eka Maria)
Komentar