Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Tegaskan 20% Perusahaan Belum Sadar Pentingnya K3

Gambar berita
16 Januari 2023 (08:14)
Pelayanan Publik
4863x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Di Kabupaten Pasuruan, tidak semua perusahaan sudah memahami betul akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja alias K3.

Bahkan, meski ada ribuan perusahaan yang berdiri, namun Pemerintah Kabupaten Pasuruan menegaskan masih ada 20% dari total perusahaan yang belum sadar akan pentingnya K3.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Nurul Huda mengatakan, prosentase jumlah perusahaan yang dipastikan sudah menerapkan K3 dengan baik mencapai 80% an. Sedangkan sisanya masih belum menerapkan.

Padahal  K3 sudah diatur UU No1 tahun 1970 maupun Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 50 Tahun 2012 tentang penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan Kerja (SMK3) serta Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003.

"Padahal sudah ada dalam aturan pemerintah pusat bahwa keselamatan dan kesehatan kerja itu wajib untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Tapi hingga kini masih ada perusahaan yang belum menerapkan K3 dengan baik," kata Huda saat ditemui di kantornya, Senin (16/01/2023).

Dijelaskannya, sebuah perusahaan yang sudah menerapkan K3 memiliki banyak manfaat. Diantaranya mampu menjaga reputasi perusahaan, membuat karyawan lebih sadar akan bahaya dan resiko di tempat kerja, meningkatkan loyalitas dan performa karyawan, menurunkan angka kerugian perusahaan, hingga mengurasi stress yang dirasakan karyawan.

"Jam kerja sudah diatur dan jadwal lembur tidak akan terlalu menyiksa karyawan. Sebab, jika jam kerja terlalu panjang, jadwal lembur sangat banyak dan cenderung tidak jelas, akan rawan membuat karyawan stres. Akibat stres ini dapat menimbulkan berbagai penyakit baik penyakit fisik maupun mental," akunya. 

Dengan masih adanya perusahaan yang belum sadar, Dinas Ketenagakerjaan terus melakukan pendekatan maupun sosialisasi. Tujuannya tak lain dalam rangka menanamkan kesadaran dan keselamatan yang dampak positifnya juga akan berimbas ke perusahaan itu sendiri.

"Kalau pekerja sehat maka tingkat produktifitas juga bakal terus meningkat," pungkasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Hadiri Halal Bihalal PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar PD Muhamma...

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...