Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemprov Jatim Acungi Jempol 10 Koperasi di Kabupaten Pasuruan Sudah Lakukan UKK

Gambar berita
26 Juli 2024 (06:49)
Ekonomi
1909x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk menilai pemahaman, kapasitas dan kemampuan tentang perkoperasian, Dinas Koperasi Kabupaten Pasuruan sudah melakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi pengurus dan pengawas koperasi.

Di Kabupaten Pasuruan, jumlah koperasi yang sudah melaksanakan UKK bagi para pengurusnya sudah mencapai 10 koperasi dari 226 koperasi yang dinyatakan "sehat".

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti mengatakan, pelaksanaan uji kelayakan ini merupakan tindak lanjut dari Permenkop nomor 8 tahun 2023 tentang usaha simpan pinjam koperasi.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa salah satu persyaratan bagi anggota untuk dapat dipilih menjadi pengurus dan pengawas koperasi adalah memiliki surat keterangan lulus uji kelayakan dan kepatutan yang dikeluarkan oleh Menteri, gubernur, atau bupati/walikota sesuai dengan kewenangannya.

"Sekarang kami laksanakan uji kepatutan dan kepayakan bagi pengurus koperasi. Karena tidak serta milih mereka dipilih dan jadi, tapi diuji, dan itu sudah kita lakukan secara berkelanjutan," kata Krisni di sela-sela Peringatan Hari Koperasi Nasional ke 77 di Lapangan Desa Gayam, Kecamatan Gondangwetan, Jumat (26/7/2024).

Pelaksanaan UKK di Kabupaten Pasuruan ternyata diacungi jempol oleh Pemprov Jatim. Kata Krisni, Kabupaten Pasuruan menjadi daerah paling aktif di Jawa Timur yang melaksanakan UKK. Sebab output kegiatan tersebut berupa surat pemberitahuan dari Dinas Koperasi UKM Kabupaten Pasuruan bahwa pengurus maupun pengawas direkomendasi atau tidak.  

"Di Jawa Timur, Insya allah kita paling gercep melaksanakan UKK karena memang outputnya sangat bagus," singkatnya.

Dengan uji kompetensi ini, Krisni berharap kepada para pengurus dan pengawas dapat memiliki kemampuan yang sesuai dengan tuntutan dan standar yang dibutuhkan dalam mengelola koperasi secara efektif.

Selain itu, UKK juga dapat menjadi upaya untuk meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan koperasi. Khususnya demi tercapainya tujuan yang lebih baik bagi kesejahteraan anggota koperasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Pentingnya bagaimana koperasi bisa dikelola oleh yang kompeten karena ada ujiannya. Ada beberapa catatan dari kami setelah UKK, sehingga saran dan masukan kami langsung diamini pengurus dan pengawas untuk berusaha mencapai level yang ditetapkan pemerintah," tegasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto menitipkan pesan penting untuk seluruh koperasi di Kabupaten Pasuruan. Yakni memahami bahwa koperasi adalah soko guru perekonomian di Indonesia.

Oleh sebab itu, koperasi di jaman sekarang harus segera melakukan konsolidasi, akselerasi dan eskalasi agar perannya semakin strategis. Apalagi menjawab tantangan krisis dan bisa keluar dari middle income trap. Yakni suatu keadaan ketika negara/daerah berhasil mencapai tingkat pendapatan menengah tetapi tidak dapat keluar dari tingkatan tersebut untuk menjadi negara/daerah maju.

"Peringatan ke-77 tahun Hari Koperasi kali ini, menjadi penting untuk merefleksikan bagaimana agar peran koperasi semakin strategis dalam menjawab tantangan krisis dan ketidakpastian khususnya untuk mempercepat ikhtiar kebangsaan keluar dari 'middle income trap'," tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...