Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

PERANGI NARKOBA MELALUI MASJID

Gambar berita
22 Februari 2017 (19:53)
Olahraga
6086x Dilihat
0 Komentar
admin

Masjid sebagai tempat sholat, terus dikembangkan untuk juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Banyak pihak yang berjuang untuk menyemarakkan masjid, salah satunya adalah Lembaga Takmir Masjid Nahdhatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan yang bertekad melawan bahaya narkoba melalui masjid. Tekad tersebut dimulai dengan menggelar Sosialisasi bahaya narkoba dan wawasan kebangsaan di aula KH Ahmad Jufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/02) siang.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, serta dihadiri Wakil Bupati, Riang Kulup Prayudha, Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Soegiyatmono, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, dan ratusan anggota LTMNU Kabupaten Pasuruan.

Mundzir Muslich, Ketua LTMNU Kabupaten Pasuruan mengatakan, masjid merupakan benteng terdepan untuk menjaga moral bangsa, khususnya para generasi muda yang sudah banyak meninggalkan masjid sebagai tempat sharing ilmu agama.

"Kami ingin keberadaan masjid benar-benar ada di hati masyarakat. Maka dari itu, kita mulai dengan menggandeng remaja masjid untuk aktif memerangi narkoba melalui masjid," katanya.

Ditambahkannya, masjid adalah tempat suci yang bisa dipergunakan untuk membina moral dan etika masyarakat, baik di bidang pendidikan maupun sosial kemasyarakatan. Selain itu, masjid juga bisa digunakan sebagai tempat menyuarakan rasa nasionalisme yang kini mulai terpecah belah.

"Masjid adalah tempat paling tempat untuk sharing semua permasalahan yang menyangkut agama dan sosial kemasyarakatan. Menjadi media paling ideal dalam hal penanaman nilai-nilai kebangsaan," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad dalam kesempatan tersebut menyerahkan kaos dan pamflet bertuliskan anti narkoba kepada Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin. Kedua benda tersebut menjadi simbol dukungan Pemkab Pasuruan dalam hal memerangi narkotika dan obat-obatan terlarang.

"Indonesia sekarang masih dinyatakan darurat narkoba, sehingga kalau kita tidak memerangi dengan bertubi-tubi, nantinya bisa semakin berbahaya. Oleh karenanya, kegiatan melawan narkoba melalui masjid akan saya dukung terus. Semoga bisa membawa perubahan perilaku mereka-mereka yang sampai sekarang belum bisa lepas dengan apa yang namanya narkoba," ucap Irsyad dalam sambutannya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...