Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan

Gambar berita
05 September 2017 (10:34)
Ekonomi
5260x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan selama tiga tahun terakhir di bawah pemerintahan Bupati Irsyad Yusuf, SE, MMA dan Wakil Bupati Ir. H. Riang Kulup Prayudha mampu menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,29%. Penurunan angka kemiskinan merupakan salah satu sasaran yang dibidik Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mengendalikan permasalahan sosial selama kurun waktu tiga tahun 2014-2016. 

Hasil Pendataan Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) di tahun 2017 ini yang di lakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa, angka kemiskinan menurun dibanding data BPS sebelum nya (2014). Pasalnya, pada tahun 2014 angka kemiskinan sebesar sebesar 10,86 persen di tahun 2016 turun menjadi 10,57%. Artinya nilai ini turun sebesar 0,29 persen. 

Dari data BPS tersebut, diketahui bahwa pada tahun 2014 angka penduduk miskin di Kabupaten Pasuruan turun sebesar 10,86 persen atau 170.740 penduduk. Dan di tahun 2015 turun sebesar 10,72 persen atau 169.190 penduduk. Sedangkan di tahun 2016 turun kembali menjadi sebesar 10,57 persen atau 168.060 penduduk miskin dari jumlah penduduk Kabupaten Pasuruan sebesar 1.761.816 jiwa yang tersebar di  24 kecamatan, 341desa dan 24 kelurahan.

Angka kemiskinan Kabupaten Pasuruan selama 2014 sampai 2016 lebih kecil dari tingkat Provinsi Jawa Timur dan tingkat nasional. Bahkan, untuk rinciannya yaitu pada 2014 angka kemiskinan di Jatim sebesar 12.42 persen, pada 2015 sebesar 12.34 persen dan pada 2016 sebesar 12.05 persen. Sedangkan tingkat nasional angka kemiskinan pada 2014 sebesar 11.25 persen, pada 2015 sebesar 11.22 persen dan pada 2016 sebesar 10.86 persen.

Sedangkan pada Indeks Kedalaman Kemiskinan, diketahui bahwa rata-rata pengeluaran masing-masing penduduk miskin di Kabupaten Pasuruan semakin menjauh dari garis kemiskinan. Selain itu, pada Indeks Keparahan Kemiskinan juga disebutkan ketimpangan rata-rata pengeluaran penduduk miskin di Kabupaten Pasuruan lebih tinggi, dibanding Kabupaten Sidoarjo dan lebih tinggi sedikit dibanding Kota Pasuruan. Namun lebih rendah dari Kabupaten Probolinggo.

Di Kabupaten Pasuruan sendiri berdasarkan data dari BPS angka kemiskinan mengalami penurunan dan turunnya jumlah penduduk miskin ini tidak lepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan melalui program-program kemaslahatan maupun program-program lainnya untuk terus mengentaskan masyarakatnya dari kemiskinan.

Tentunya kerja keras Pemerintah Daerah telah memberikan perubahan yang cukup signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, walaupun diakui angka kemiskinan masih berada di kisaran 10,57 persen. Menurunnya jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Pasuruan layak mendapat apresiasi karena pemerintah Daerah juga telah menunjukkan kinerja yang cukup baik.(RJ)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...