Jika selama ini perlengkapan pertukangan identik diproduksi pabrik, ternyata hal itu tidak berlaku di Desa Lajuk, Kecamatan Gondangwetan. Disana, beberapa warga telah mengembangkan usaha pembuatan mur dan sekrup/ baut secara berkelompok.
Seperti yang ditekuni Budianto, warga RT 2 RW 1 Desa Lajuk selama beberapa tahun terakhir. Pantauan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Setia Kawan, ke depannya, industri rumahan tersebut sangat memiliki prospek cerah di pasaran. Selain merupakan jenis produk yang selalu dibutuhkan dalam dunia pertukangan dan dipastikan awet dalam jangka waktu lama pasca produksi, sampai saat ini masih belum banyak warga yang mengembangkannya.
Maka tidaklah mengherankan bila bisnis yang awalnya hanya sekedar usaha sampingan, kini dapat dijadikan sebagai usaha pokok yang harus digeluti serius. Terlebih banyak toko-toko bangunan juga bengkel di wilayah Pasuruan yang membutuhkannya. Peluang usaha itulah yang kemudian ditangkap Ribut, panggilan akrab warga asli Desa Lajuk tersebut untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya di pasaran.
Upaya kerasnya berbuah manis. Sekarang ia tidak perlu repot lagi dalam mencari pangsa pasar, karena setiap minggunya ada sales yang rutin mengambilkan produk-produknya untuk ditawarkan ke banyak toko. Baik di kawasan Kabupaten/ Kota maupun diluar Pasuruan. (Eka Maria+Lutfi KIM Setia Kawan)
Komentar