Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Perkuat Sinergi Lintas Lini, Wabup Gus Shobih Hadiri Rakor Forkopimda Provinsi Jatim Bersama Wamendagri dan Gubernur Jatim

Gambar berita
05 November 2025 (21:13)
Pemerintahan
184x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Untuk menjaga kerukunan dan keutuhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten terus berupaya mengoptimalkan kemitraan dan sinergi lintas sektor. Diantaranya dilakukan dengan berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Provinsi, Kabupaten/Kota dan Forkopimcam Se-Jawa Timur.

Bertempat di Grand City Convention dan Exhibition Surabaya pada hari Selasa (4/11/2025), kegiatan  dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Pawaransa. Selain dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) III Akhmad Wiyagus, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, kegiatan juga diikuti oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, Kajati Jawa Timur Kuntadi dan Wadankodaeral V Brigjen TNI Mar. Suwandi.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan tentang peran Forkopimda sebagai penjaga keseimbangan antara kebebasan dan ketertiban umum. Tentunya dibarengi dengan solidaritas sosial dan nilai gotong royong, saling menjaga keamanan sekaligus memperkuat harmoni sosial.

“Mari kita jaga bersama Jawa Timur yang guyub-rukun, aman dan tertib. Dengan semangat gotong royong Rembug–Nyekrup serta soliditas Forkopimda dan Forkopimcam, kita teguhkan komitmen menjaga stabilitas dan kerukunan sebagai pondasi Jatim yang tangguh, harmonis dan sejahtera,” pintanya.

Lebih lanjut, perempuan berpembawaan enerjik yang pernah menjabat sebagai Menteri Sosial tersebut menggaungkan semangat Rembug–Nyekrup untuk menjaga stabilitas Jawa Timur. Menurutnya, Rembug–Nyekrup merupakan spirit budaya guyub, saling mendengar dan bekerjasama secara lintas sektor. Baik Pemerintah, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan maupun masyarakat. Dengan demikian akan menjadi napas utama dalam menjaga stabilitas, kerukunan dan ketertiban umum di Jawa Timur.

“Rakor ini bukan sekadar forum koordinasi rutin, tetapi ruang strategis untuk memperkuat semangat Rembug–Nyekrup antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan, keamanan serta stabilitas daerah. Karena tanpa keamanan dan kerukunan, tidak akan ada investasi dan kesejahteraan,” tandasnya.

Ia optimis, seluruh peserta Rakor yang hadir dalam Rakor akan terus bersinegri membangun komunikasi, koordinasi dan sinergi dengan intensif. Selaras dengan semangat Rembug–Nyekrup yang dimaknai dengan gerakan menyatukan langkah, mulai dari tingkat Provinsi hingga tingkat Kecamatan.

“Forkopimda memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan pemerintahan berjalan stabil, aman dan tertib. Juga menjamin pelayanan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan bertema “Peningkatan Sinergitas Menjaga Kerukunan, Keamanan dan Ketertiban Umum” tersebut, Gubernur Khofifah turut membahas isu serta permasalahan yang ada di Jawa Timur. Diantaranya, mencermati kasus peredaran narkoba di Jawa Timur denga kategori extra ordinary crime atau kejahatan yang sifatnya sangat serius. Oleh karenanya, ia menghimbau semua pihak agar tidak ada yang boleh meremehkan kejahatan narkoba.

“Kita tidak boleh underestimate terhadap persoalan narkoba, baik produksi, peredaran maupun penyalahgunaannya. Rehabilitasi juga harus kita perkuat. Termasuk menambah jumlah IPWL supaya penanganan korban penyalahguna bisa lebih cepat dan manusiawi,” pungkasnya.

Sementara itu di agenda yang sama, Wamendagri Akhmad Wiyagus mengapresiasi keberhasilan Jawa Timur dalam menggelar Rakor Forkopimda yang disebutnya paling komprehensif di Indonesia. Berikut, memberikan penghargaan bagi pemenang Lomba Siskamling sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi masyarakat menjaga keamanan lingkungan. 

“Bahkan saat saya bertugas di Lampung dan Gorontalo, kegiatan koordinasi sebesar dan se-komprehensif ini belum pernah dilakukan. Untuk itu, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” tuturnya. 

Lebih lanjut, ia menyampaikan tiga pesan utama dari Menteri Dalam Negeri kepada seluruh peserta. Yakni seruan untuk memperkuat sinergi kebijakan pusat dan daerah, proaktif menghadapi tantangan wilayah serta menjaga keseimbangan antara kebebasan dan ketertiban umum.

“Forkopimda memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan pemerintahan berjalan stabil, aman, dan tertib, sekaligus menjamin pelayanan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya. (Eka Maria+Iguh)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Malam Tahun Baruan, Mas Rusdi Sidak Pasar Bangil

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dibuat geram dengan para pedagang yang masih saja...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Bagi-Bagi Bingkisan untuk Relawan Penjaga Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menjelang pergantian tahun baru 2025 ke 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuru...

Article Image
Kawasan "Kumuh" di Kelurahan Bendomungal Bangil, Kini Cantik

Bangil, sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan terus dipercantik di setiap sudut kot...

Article Image
Buka Sosialisasi Wajar Dikdas 13 Tahun. Merita Rusdi Dorong Anak Pra-Sekolah Siap Masuk SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi wajib b...

Article Image
1 Januari 2026, 35 PNS Pemkab Pasuruan Masuki Purna Tugas

Awal tahun 2026 mendatang, sebanyak 35 pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan...