Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Permintaan Sandal dan Sepatu Kulit di Kabupaten Pasuruan Meningkat Pesat

Gambar berita
28 Mei 2019 (13:21)
Ekonomi
4804x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebagai daerah yang terletak di Jalan Raya Raci dan dekat dengan kawasan industry PIER, masyarakat Desa Masangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan ini tak hanya menggantungkan diri dari pertanian saja.Melainkan banyak yang tertarik menjadi seorang entrepreneur alias wirausaha.

Selain berdagang dengan membuka toko atau tempat makan. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga makin berkembang. Yang paling berkembang adalah industri kecil pembuatan keset, mebel sampai sandal kulit.

lailatul Rif’ah, Sekretaris Desa Masangan mengatakan, industri kecil di Desa Masangan memang terus bermunculan. Bahkan kini menjadi ikon dan potensi produk unggulan di Desa. Selain perajin keset dan mebel. Juga ada perajin sandal kulit yang dipasarkan hingga ke luar daerah seperti ke Tanggulangin, Sidoarjo bahkan ke Kalimantan.

“Masangan ini kecil tapi banyak aktifitas. Salah satunya geliat para pembuat keset, sandal dan sepatu kulit,” kata Rif’ah saat ditemui di rumah yang juga dijadikan tempat usahanya itu.

Menurutnya, untuk sandal kulit ini sudah tumbuh sejak tahun 90-an. Dari awalnya hanya satu perajin sandal kulit saja, kini ada 5 kelompok perajin sandal kulit yang rutin berproduksi sepanjang tahun.

“Bahkan dari 1 kelompok perajin sandal kulit saja bisa menyerap hingga 12-15 tenaga pemuda sekitar,” terangnya.

Sehingga dari Industri kecil cukup membantu mengentaskan pengangguran. Termasuk ikut meningkatkan ekonomi di Desa.

“Sibuk sekali nuansa yang saya rasakan. Saya acungkan jempol untuk warga Masangan yang sampai kini masih bertahan untuk membuat keset, sandal maupun sepatu kulit,” tandasnya kepada Suara Pasuruan.

Salah satu yang sudah berproduksi hingga 18 tahun adalah Asy’ari, perajin sandal kulit setempat. Dalam usahanya, tercatat ada 15 pemuda yang sudah terserap. Untuk hasil produksi dibuat sandal kulit anak sampai dewasa. Harganya juga bervariasi. Tergantung ukuran, misalnya untuk anak dijual Rp 27 ribu dan bisa sampai Rp 65 ribu untuk ukuran dewasa. Mulai menjelang Ramadan dan Lebaran seperti ini, permintaaan sandal kulit memang cukup tinggi.

“Bisa lebih banyak 2-3 lipat dari biasanya. Ini lantaran saat menjelang Lebaran permintaan sandal kulit meningkat sampai nanti menjelang Lebaran,” terangnya.

lailatul Rif’ah, Sekretaris Desa Masangan mendorong makin munculnya industri ekonomi kreatif di Desa Masangan.

“Selain meingkatkan ekonomi desa juga menyerap tenga kerja sekitar,” pungkasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...