Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Petani Bunga Sedap Malam di Kecamatan Rembang, Panen Raya

Gambar berita
03 September 2026 (17:29)
Agrowisata
420x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Dari dulu sampai sekarang, Kecamatan Rembang dikenal sebagai wilayah penghasil bunga sedap malam. Bahkan menjadi icon bunga khas Kabupaten Pasuruan bersama bunga krisan dari Kecamatan Tutur.

Saat ini, bunga-bunga yang dihasilkan dari kebun milik petani sedap malam, sebagian besar sedang berbunga. 

Salah satunya seperti yang ada di hamparan kebun milik Romli, petani sedap malam dari Desa Rembang. Sejak tahun 2011, ia bergelut dengan dunia pertanian bunga sedap malam dan kehidupannya bergantung dari bunga yang terkenal dengan aroma wanginya ini.

"Sudah 16 tahun lebih saya kerja nyari duit ya dari sedap malam ini. Alhamdulillah disyukuri, bisa buat sekolah anak dan tabungan hari tua," ungkap Romli saat ditemui di kebunnya, Kamis (3/9/2026).

Dijelaskannya, bulan ini adalah bulan ia memanen bunga sedap malam. Panennya bisa setiap hari, baik dalam bentuk batang sedap malam maupun bunga tabur.

Keduanya punya pangsa pasar yang sama, mulai dari Malang, Surabaya hingga Banyuwangi dan Bali. 

"Kirimnya sekarang hampir tiap hari melalui jasa kereta api," singkatnya. 

Dalam sekali panen, Romli bisa memetik 60 kilogram bunga sedap malam, baik dalam bentuk batangan maupun bunga tabur. Bunga-bunga tersebut ditanam di kebun seluas 3 hektar yang ia miliki.

"Yang satu hektar saya kelola sendiri, yang dua hektar saya sewakan," ucapnya. 

Merawat bunga sedap malam bukanlah tugas yang mudah. Musuh utama adalah cuaca ekstrem. Bila angin kencang datang, bisa-bisa petani dibuat gigit jari.

Sebab, angin kencang bisa membuat batang sedap malam yang tak berbunga. Dan ujung-ujungnya, petani mengalami kerugian drastis.

”Atau bahkan kalau baru masa tanam, bisa tak tumbuh kalau sedang angin kencang,” jelas Romli. 

Untungnya, cuaca buruk yang kerap melanda belakangan tak begitu berpengaruh. Sehingga, petani sedap malam bisa berharap banyak selama masa panen raya kali ini.

Lebih-lebih untuk menyuplai kebutuhan pasar mendekati hari raya. Menjelang Lebaran atau musim pernikahan seperti saat ini, permintaan bunga sedap malam memang selalu meningkat drastis.

"Saya jualnya Rp 35 ribu per kilogram, dan pendapatan bersih saya sebulan bisa 10 juta, pokoknya sangat bersyukur," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gus Shobih Berangkatkan Puluhan Peserta Gerak Jalan Santri 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Nahdhatul Ulama menggelar Gerak Jalan Hari...

Article Image
Buka Lomba Da'i Nusantara, Gus Shobih : Selamat Berdakwah. Santri Jaman Sekarang Harus Melek Digital

Ratusan pelajar SMP/Mts dan santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Lomba Da'i Nu...

Article Image
Buka Bupati Cup E-Sport Free Fire 2026, Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo : Main Games Boleh Asalkan Tetap Utamakan Ibadah dan Pendidikan

Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten menggelar Bupati...

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan Resmi Buka Bupati Charity Cup XXIV 2026 di Finna Golf & Country Club Prigen

Wakil Bupati Pasuruan, H. M. Shobih Asrori, secara resmi membuka ajang tahunan B...

Article Image
Borong Tiga Penghargaan Sekaligus, Kabupaten Pasuruan Unggul dalam Inovasi, Pangan, hingga Pariwisata di JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus dala...