Bagi warga negara, kewajiban bela negara tidak hanya sekedar diucapkan saja. Melainkan harus ditunjukkan dengan tindakan nyata. Penegasan itu disampaikan oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto pada saat membuka Sosialisasi Bela Negara Bagi Pemuda Tahun 2024".
Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Royal Senyiur, Kecamatan Prigen pada hari Minggu (10/8/2024) malam tersebut dijabarkan tentang bagaimana seyogyanya sikap generasi muda dalam mewujudkan bela negara. Pastinya harus dilakukan dalam tindakan yang konkret dan berdampak.
"Konsep bela negara adalah konsep yang istiqomah. Jangan sampai menyerah. Kita tidak tahu kebaikan apa yang kita tanam ke depannya akan berbuah seperti apa. Lakukan upaya-upaya konkret dalam mewujudkan bela negara," pintanya didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan, Mujiono.
Dihadapan muda-mudi perwakilan dari Kecamatan Wonorejo, Kraton, Pohjentrek, Rembang dan Kejayan, Pj. Bupati Andriyanto juga menyerukan semuanya mengambil peran dalam pembangunan. Hal itu dapat dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan media sosial di era revolusi industri 5.0 yang saat ini sudah mulai bergulir di beberapa Negara tetangga.
Sebagai misal dicontohkan oleh Pj. Bupati Andriyanto, betapa banyak negara kompetitor sudah mulai memasuki revolusi industri 5.0. Artinya, bangsa Indonesia masih sangat membutuhkan upaya ekstra untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Berikut, menjawab tantangan sekaligus memanfaatkan bonus demografi yang diprediksikan akan berlangsung hingga tahun 2035 mendatang.
"Era sekarang dengan era dahulu sudah berbeda. Saat ini kita sudah memasuki era disrupsi yang sudah berjalan ke arah revolusi industry 5.0. Kompetitor kita sudah lebih jauh. Disaat kita masih berjalan, orang lain sudah berlari. Disaat kita berlari, orang sudah melompat dan akhirnya sudah memanfaatkan AI," urainya.
Maka dari itu, pria berkacamata berpembawaan enerjik yang merupakan tenaga pendidik Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga tersebut mengajak seluruh peserta yang hadir agar mampu berkolaborasi dalam menghadapi era media 5.0. Caranya dengan membentuk sebuah kelompok yang dapat menciptakan inovasi bersama.
"Anda harus betul-betul bekerja dengan memanfaatkan bonus demografi ini. Apa yang Anda rencanakan sekarang harus segera dieksekusi," tandasnya.
Di penghujung arahannya Pj. Bupati Andriyanto berharap agar generasi muda di Kabupaten Pasuruan benar-benar mampu memanfaatkan bonus demografi dengan sebaik-baiknya. Mulai dari perencanaan hingga tahapan eksekusi.
Hadir dalam acara yang diinisiasi oleh Dispora Kabupaten Pasuruan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Shobih Asrori. Berikut, para sivitas akademika. Diantaranya, Wakil Rektor 3 sekaligus akademisi, dr. Khoirul Huda.
Sebelumnya, kegiatan diawali dengan penyematan tanda peserta sosialisasi, penyematan rompi hingga pengalungan batik khas Kabupaten Pasuruan oleh Pj. Bupati Andriyanto didampingi oleh Shobih Asrori. (Eka Maria+Iguh)
Komentar