Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj Bupati Nurkholis Resmikan Graha Anak Terpadu "Pelita Hati" RSUD Bangil

Gambar berita
19 Desember 2024 (10:16)
Kesehatan
1130x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

RSUD Bangil kini punya gedung khusus untuk pelayanan kesehatan khusus anak.

Gedung tersebut dinamai oleh Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan dengan sebutan Graha Anak Terpadu "Pelita Hati", dan diresmikan operasionalnya, Kamis (19/12/2024) siang.

Pantauan di lokasi, peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pj Bupati Nurkholis dan disaksikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini; Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Teguh Ananto; Asisten Pemerintahan dan Kesra, Diano Vella Fery dan undangan lainnya. Setelah itu dilanjutkan dengan kunjungan ke graha tersebut.

Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina menjelaskan, Graha Terpadu Anak Pelita Hati dibangun dengan tiga lantai dengan total 55 tempat tidur.

Lantai pertama khusus untuk Kelas Rawat Inap Standart (KRIS), kemudian Lantai kedua untuk ruang HCU (high care unit) dan PICU (Pediatric Intensive Care Unit) alias ruangan yang digunakan untuk merawat anak-anak yang mengalami kondisi medis serius dan mengancam jiwa dengan total 16 tempat tidur; serta Lantai ketiga untuk rawat inap VIP dan VVIP dengan 10 tempat tidur.

"Total ada 55 tempat tidur yang ada di dalam Graha Pelita Hati. Lantai satu paling banyak tempat tidurnya karena untuk pasien kelas III, II dan I, apalagi jadi persyaratab kerja sama dengan BPJS Kesehatan juga," jelasnya.

Untuk membangun graha anak Pelita Hati, Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 9,465 Milyar. Anggaran tersebut berasal dari DBHCHT Kabupaten Pasuruan tahun 2024.

Kata Arma, RSUD Bangil masih membutuhkan pengadaan alat kesehatan. Sehingga diharapkan dapat dipenuhi dari DBHCHT Kabupaten Pasuruan tahun 2025 mendatang.

"Kalau di lantai satu, kamarnya sudah termanfaatkan semua. Lantai dua beberapa saja yang termanfaatkan karena masih membutuhkan pengadaan alat kedokteran dengan dukungan anggaran DBHCH di tahun depan," imbuhnya.

Lalu bagaimana dengan dokter yang ditugaskan di Graha Anak Pelita Hati? Arma menegaskan bahwa RSUD Bangil punya 4 dokter spesialis anak yang siap untuk memberikan pelayanan terbaik pada anak-anak yang dalam kondisi sakit dan harus dilarikan ke Rumah Sakit.

"Kami punya empat dokter spesialis anak dengan skill yang mumpuni dan siap memberikan pelayanan terbaiknya," singkatnya.

Sementara itu, Pj Bupati Nurkholis berharap agar RSUD Bangil terus mengembangkan inovasi layanan kesehatannya pada publik. Termasuk bagaimana menciptakan sebuah kenyamanan bagi pasien yang tengah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

"Setiap rumah sakit itu harus punya keunggulan. Salah satunya RSUD Bangil. Jadi saya harapkan ke depan lebih ditingkatkan lagi menjadi RS dengan type yang lebih baik, syukur-syukur bisa jadi RS type A," harapnya.

Ke depan, Nurkholis meyakini bahwa Pemerintah Daerah melalui DBHCHT masih memiliki banyak pos-pos untuk pembangunan kesehatan. Salah satunya dengan pembelian alat-alat kesehatan di RS, baik RSUD Bangil maupun RSUD Grati.

"Mudah-mudahan tahun depan dapat anggaran cukup, jadi kekurangan alat, obat dan sarana prasarana di RSUD Bangil segera bisa dicukupi. Endingnya supaya bisa bersaing dengan RS Swasta dan RS lain di Jawa Timur," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
May Day 2026. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tuntutan Buruh Langsung Disampaikan ke Pemerintah Pusat

Ada yang berbeda dari peringatan May Day alias Hari Buruh Internasional tahun 20...

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...

Article Image
Serahkan SK Tugas Tambahan Kepala Puskesmas. Bupati Rusdi : Kepala Puskesmas Itu Harus Aware, Pintar Manajerial dan Berdedikasi Tinggi

Sebanyak 32 dokter di Kabupaten Pasuruan menerima SK Tugas Tambahan Kepala Puske...