Penyelenggaraan Forum Perangkat Daerah bukan sekedar seremonial belaka. Melainkan lebih berfungsi sebagai forum evaluasi pencapaian target kinerja dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah.
Oleh karenanya, Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan agar benar-benar memanfaatkan betul untuk peningkatan kinerja konkrit dan nyata. Seperti yang diutarakannya pada saat membuka Forum Perangkat Daerah Dinas Kesehatan Tahun 2024 yang digelar di Ruang Rapat Dinas Kesehatan pada hari Kamis (29/2/2024).
"Maka dari itu, monggo Bapak Ibu sekalian bisa usulkan, konkritkan semua masukan dan saran membangun untuk program kegiatan ke depannya. Implementasikan dengan kinerja nyata. Jadi, eksekusi itu sangat penting," pintanya.
Ditambahkan Pj. Bupati Andriyanto, tantangan Dinas Kesehatan di era disrupsi dalam upaya menigkatkan derajat kualitas kesehatan masyarakat sudah barang tentu tidaklah ringan. Disitulah peran Forum Perangkat Daerah sebagai wadah diskusi sekaligus evaluasi dari program-program kegiatan yang telah terlaksana sebelumnya.
"Sesudah sampaikan ide dan saran konstruktif, maka harus ada evaluasi dari program yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Untuk kemudian dijadikan sebagai pijakan perumusan kebijakan-kebijakan selanjutnya," tuturnya kepada seluruh karyawan/karyawati Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan dibawah kemepimpinan dr. Ani Latifah tersebut.
Ditambahkannya, penguasaan kemampuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan rajin berinovasi sangat penting dimiliki oleh seluruh karyawan/karyawati Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, kemampuan itu harus terus diasah dan dieksplorasi setiap saat. Terlebh di era menuju revolusi digital 5.0 yang sangat identik dengan pesatnya perubahan lingkungan sosial.
"Bahwa ketika kompetitor kita berlari, maka kita akan berlari. Ketika kompetitor melihat kita berlari, maka mereka sudah melompat. Karena itu dibutuhkan kecakapan digital. Semuanya harus berbasis inovasi dengan 4 unsur yang harus dipenuhi. Pertama, harus berbasis riset, penelitian. Kedua, inovasi harus ada kebaharuan, novelty. Ketiga, harus ada manfaat, benefit dan berdampak untuk peningkatan mutu kesehatan masyarakat," pungkasnya, sesaat sebelum mengakhiri sambutan sekaligus arahannya. (Eka Maria)
Komentar