Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan dalam Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun Anggaran 2023. Bertempat di Cendrawasih Room Jakarta Convention Center, dokumen tersebut diberikan oleh Ketua Badan Pengelola Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Isma Yatun kepada Presiden RI, Joko Widodo.
Dengan diberikannya LHP tersebut, maka Pemerintah Pusat memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualiam (WTP) selama 8 kali berturut-turut. Saat memberikan sambutan, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi kepada BPK karena telah bekerja secara profesional. Disisi lain, Presiden juga mengucapkan selamat kepada jajaran Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah atas capaian WTP.
"WTP adalah kewajiban, bukan prestasi. Kewajiban menggunakan uang negara secara baik. Karena ini uang rakyat, ini uang negara," tegasnya pada hari Senin (8/7/2024).
Ditambahkan Presiden, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap berada diatas 5 persen. Sehingga patut disyukuri, mengingat tantangan ekonomi global saat ini yang sangat luar biasa. Untuk dapat berkompetisi dengan negara lain, Presiden Jokowi menyerukan agar seluruh elemen bangsa mampu memanfaatkan berbagai macam peluang yang ada.
"Kita harus lebih berani untuk lebih berfokus kepada hasil atau capaian yang dirasakan manfaatnya oleh rakyat dan membawa kemajuan negara ini," ungkapnya.
Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga berharap agar reformasi struktural yang telah berjalan tetap terus dilanjutkan. Tidak terkecuali adanya keberlanjutan sinkronisasi regulasi serta penyederhanaan prosedur. Tujuannya agar sistem birokrasi dapat berjalan lebih efektif, lebih efisien. Tentunya berorientasi pada hasil, bukan pada prosedur. (Eka Maria+Iguh)
Komentar