Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Puluhan Rumah Warga Dusun Sempu, Purwodadi Rusak Akibat Fenomena Tanah Gerak

Gambar berita
30 Januari 2025 (02:14)
Lingkungan
2866x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Fenomena tanah gerak terjadi di Kabupaten Pasuruan.

Puluhan rumah warga RT 01 RW 08 Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan mengalami kerusakan akibat fenomena alam yang tak biasa ini.

Kejadian tanah gerak dirasakan warga sejak dua hari lalu, tepatnya selasa (28/1/2025) sore kemarin. Selain tanah gerak, permukiman warga hingga akses jalan utama di wilayah tersebut juga mengalami kerusakan sehingga membahayakan jika dilintasi.

Darmanto, salah satu warga terdampak mengaku kaget begitu melihat tembok rumahnya retak-retak. Selain itu, lantai keramik rumahnya juga pecah dan mengelupas dengan sendirinya.

"Kemarin lihat lantai nya pecah dan mengelupas disertai bunyi keras. Tembok ruang tamu saya juga retak dan pecah," ungkapnya, Kamis (30/1/2025) pagi.

Kini, Darmanto dan puluhan warga lainnya terpaksa meninggalkan rumahnya demi keselamatan ia dan lima anggota keluarganya.

"Mau balik ke rumah takut longsor, mending ditinggal saja," singkatnya.

Menanggapi fenomena tanah gerak, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menjelaskan, fenomena tanah gerak ini memicu kerusakan parah pada 16 rumah warga yang lokasinya dekat dengan tebing.

"Paling parah ada 16 rumah warga terdampak, dan posisinya kebanyakan dekat dengan tebing," jelasnya.

Saat ditanya perihal jumlah rumah dan warga terdampak, Sugeng menerangkan, ada 47 rumah warga terdampak tanah gerak. Dari jumlah tersebut, 16 rumah diantaranya mengalami kerusakan paling parah, sedangkan sisanya rusak sedang dan ringan. Sedangkan jumlah warga yang menghuni 47 rumah tersebut mencapai 176 orang.

"Kalau total KK nya ada 47 KK. Sedangkan yang parah ada 16 rumah dengan 57 orang penghuninya. Kalau total warga terdampak ada 176 jiwa," ucapnya.  

Dengan kejadian ini, seluruh warga terpaksa diungsikan ke SDN Cowek 2 untuk sementara waktu sampai benar-benar aman. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Warga Desa Mlaten Gelar Selamatan Desa dan Petik Laut, Wakil Bupati Pasuruan Harap Tradisi Terus Lestari

Masyarakat Dusun Pesisir, Desa Mlaten, Kecamatan Nguling menggelar acara Selamat...

Article Image
Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025, Disahkan Jadi Perda

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 akhirnya diresm...

Article Image
Ratusan CPNS Dilantik Jadi PNS Pemkab Pasuruan. Mas Rusdi : Tingkatkan Kompetensi, Jadilah ASN yang Berakhlaqul Karimah

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melantik ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS...

Article Image
Taman Chandra. Pilihan Satu-Satunya Tempat Wisata Gratis Mulai Sore sampai Malam

Masih bingung mencari tempat wisata yang super duper meriah di Pasuruan?Jawabann...

Article Image
Rayakan Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Shobih Gowes Bareng Polres Pasuruan dan Santri PP Dalwa

Polres Pasuruan menggelar kegiatan Gowes Bareng Ulama dan Umaro pada Jumat, 26 J...