Kabupaten Pasuruan berhasil mempertahankan rangking keenam dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2024.
Dalam event olahraga yang digelar di Bangkalan mulai tanggal 4-10 november kemarin, para atlet Kabupaten Pasuruan berhasil membawa pulang 32 medali. Dengan rincian 14 emas, 7 perak dan 11 perunggu.
Khusus medali emas diraih dari cabang olahraga (cabor) pencak silat, renang, taekwondo, petanque, bridge, kempo, wushu dan bulutangkis.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Pasuruan, Mujiono mengatakan, dari 8 cabor pendulang medali emas, paling banyak diraih oleh atlet pencak silat dengan 4 emas melalui Michele Kirana dari Kelas A Putri; Fikrul Fathoni dari kelas A Putra; M.Andhika Prayoga dari kelas H Putra serta Faradina Hamdi dari kelas E Putri.
Berikutnya 3 emas dari atlet renang, yakni Dimas Arya Adicandra dari nomor pertandingan 400m gaya bebas putra, Aisyah Kirana Larasati dari nomor 50m gaya bebas dan 100m gaya bebas putri.
Selanjutnya Putra Bagus Maulana, atlet takwondo yang meraih medali emas dari nomor pertandingan U 78. Ada pula M.Yafi' Arsyad dan M.Rafif Danadyaksa, atlet petanque dari nomor double putra . Ika Putri Rifiadini, atlet bridge dengan raihan emas di nomor pasangan putri.
Selain itu, ada M.Nasichun dan M.Affan dari cabor brdige yang meraih emas dari kategori pasangan putra. Kamila Farha dan Icha Sazirah dari cabor Kempo embu bersalaman juga meraih emas, disusul M.Adi Riyan, atlet wushu yang meraih emas di nomor 45 kg serta Intan Sugianto dan Jasmin Early, atlet Bulutangkis peraih medali emas dari nomor Ganda Putri.
"Kalau pendulang emas paling banyak dari cabor pencaksilat. Disusul renang dan cabor lainnya seperti petanque, taekwondo, bridge, kempo. bulutangkis dan wushu," katanya, Senin (11/11/2024).
Dengan dipertahankannya peringkat sama seperti dua tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengucapkan selamat kepada seluruh atlet yang telah berjuang mati-matian. Serta para pelatih yang ikut berkontribusi dalam mendampingi atlet binaannya.
"Mewakili Pak Pj Bupati Pasuruan, kami ucapkan selamat kepada seluruh atlet yang telah meraih medali sehingga rangking enam berhasil kita pertahankan. Juga kepada para pelatih yang luar biasa kontribusinya dalam menjaga mental, latihan dan mood atlet," jelasnya.
Saat ditanya seputar reward yang diterima para atlet, Pemkab Pasuruan tentu akan mengalokasikannya melalui APBD di tahun 2025 mendatang.
"Reward sudah dipersiapkan di tahun 2025," pungkasnya.
Sedangkan bagi cabor-cabor lain yang belum berprestasi, Pemkab Pasuruan menurut Mujiono tetap yakin bahwa ke depan akan berkembang hingga bermunculan para atlet yang siap menjadi juara.
"Seperti karate yang sudah sangat bagus meraih 1 perak dan 2 perunggu. Catur juga meraih perak dan cabor lainnya yang mungkin belum mendulang medali satu pun, kami tetap bangga dan yakin ke depan dapat berprestasi," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pasuruan, Hadi Mulyono mengaku regenerasi atlet pencak silat terus dilakukan, mulai atlet laki-laki maupun perempuan.
Banyaknya medali yang diraih tak lepas dari banyaknya kejuaraan internal yang diikuti maupun yang dilaksanakan di Kabupaten Pasuruan, sehingga jam terbang para atlet cukup banyak.
"Kita gelar banyak sekali kejuaraan internal, baik yang kita laksanakan maupun yang kita ikuti. Ini mungkin yang menjadi salah satu kunci kemenangan, karena banyaknya jam terbang para atlet," ucapnya.
Seperti diketahui, total ada 17 cabor yang dipertandingkan dalam POPDA Yaitu Atletik, Basket, Voli, Bulutangkis, Karate, Judo, Kempo, Panahan, Renang, Sepakbola, Taekwondo, Wushu, Catur, Petanque dan Bridge. Dari semua cabor tersebut, ada panahan, voli, basket, sepakbola, dan judo yang belum berprestasi dalam POPDA Jatim 2024. (emil)
Komentar