Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Rembug Stunting, Komitmen Pemkab Pasuruan Reduksi Kasus Gizi Buruk Balita

Gambar berita
25 Oktober 2021 (15:40)
Pelayanan Publik
3333x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berkomitmen mengoptimalkan upaya reduksi stunting atau kasus gizi buruk pada balita. Diantaranya dilakukan melalui forum Rembug Stunting yang digelar Dinas Kesehatan hari ini, Senin (25/10/2021).

Pelaksanaannya dilatarbelakangi sebagai sebuah strategi untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama. Baik antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah maupun masyarakat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Mujib Imron menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Pasuruan berupaya keras untuk menurunkan angka stunting. Terlebih pasca ditandatanganinya SK Bupati Pasuruan Nomor 050/280/HK/424.013/2021 Tentang Prioritas Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Di Kabupaten Pasuruan Tahun 2021.  

“Komitmen penurunan stunting yang ditandatangi oleh Bupati, Perwakilan DPRD, Kepala Desa, Pimpinan DPD dan perwakilan sektor non pemerintahan dan masyarakat pada tanggal 4 Januari 2021. Dalam pelaksanaannya, rencana kegiatan intervensi gizi terintegrasi penurunan stunting yang telah disepakati oleh lintas sektor dilaksanakan pada tahun berjalan untuk dimuat dalam RKPD/Renja OPD tahun berikutnya”, tutur Wakil Bupati pada saat meninjau agenda forum diskusi yang bertempat di Hotel Tretes View Kecamatan Prigen tersebut.

Diketahui, mengacu pada SK Bupati Pasuruan Nomor 050/280/HK/424.013/2021, total ada 20 Desa yang tersebar di 11 Kecamatan yang masuk dalam wilayah prioritas penurunan stunting di Kabupaten Pasuruan tahun ini. Diantaranya Desa Janjangwulung dan Kemiri Kecamatan Puspo, Desa Plososari Kecamatan Grati dan Desa Sedaeng Kecamatan Tosari.

Untuk menurunkan angka stunting di lokasi yang telah terpetakan tersebut, Dinas Kesehatan melakukan beragam kegiatan. Diantaranya melalui penguatan intervensi suplementasi gizi pada ibu hamil dan balita serta menyediakan makanan tambahan bagi ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK). Berikut penyediaan makanan tambahan bagi balita kekurangan gizi, suplementasi gizi mikro juga pembinaan dalam rangka peningkatan persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Nurita Iza Rosdiany. Pembatik dari Desa Cangkringmalang Jadikan Daun Lontar Motif Batik Mewah dan Berkelas

Di wilayah Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pohon Lontar alias siwalan banyak...

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...