Apa yang terjadi jika Guru taman kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Pasuruan dikumpulkan jadi satu untuk menari bersama?
Yap, inilah yang terlihat di Lapangan Yonkav 8 Beji, Sabtu (23/5/2026) pagi. Ribuan guru TK dari 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan mengikuti Gebyar Tari dan Senam Massal dalam rangka memeriahkan HUT IGTKI PGRI ke 76.
Acara tersebut dihadiri BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo; Danyonkav 8 Beji, Letkol Kav Dian Kriswijaya; Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti dan undangan lainnya.
Pantauan di lokasi, meski dengan latihan super singkat, sebanyak 180 guru TK berhasil mempersembahkan penampilan luar biasa. Sebuah kreasi tari, menggabungkan adat dan seni budaya khas nusantara yang ditampilkan dengan penuh suka cita dan bahagia.
Dari beberapa tari kreasi, ada yang namanya Mutiara Nusantara merupakan sebuah tari kreasi baru yang diciptakan dengan konsep yang menggabungkan berbagai ragam gerak, busana, dan unsur budaya dari berbagai suku di seluruh penjuru Indonesia.
Penampilan para guru tersebut membuat Mela Rusdi - sapaan akrab BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan ini berdecak kagum. Bahkan, istri Bupati Rusdi Sutejo ini pun ikut larut dalam keseruan acara ini dengan melakukan senam bersama para Pengurus IGTKI PGRI Kabupaten Pasuruan
"Seru sekali, walaupun latihan bersamanya hanya dua kali, tapi kompak dan luar biasa keren pokoknya. Saya terus melihatnya sampai acara selesai," ungkapnya.
Dalam sambutannya, Merita mengatakan Guru TK bukan hanya mengajarkan membaca, menulis, atau berhitung. Lebih dari itu, guru TK adalah sosok yang menanamkan cinta, membentuk karakter, membangun rasa percaya diri, dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak di masa emas pertumbuhan mereka.
"Karena itu, saya selalu meyakini bahwa pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan. Dan di balik generasi yang hebat, ada guru-guru hebat yang bekerja dengan penuh kesabaran dan ketulusan," katanya.
Ditanya soal gebyar tari dan senam massal guru TK se-Kabupaten Pasuruan, Merita menegaskan bahwa hari ini menunjukkan bahwa guru PAUD dan TK adalah sosok yang kreatif, aktif, sehat, dan penuh semangat.
Oleh sebab itu, ia berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antar pendidik di Kabupaten Pasuruan.
"Teruslah menjadi guru yang mengajar dengan hati, mendidik dengan kasih sayang, dan menginspirasi dengan keteladanan. Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan pendidikan yang aman, menyenangkan, dan penuh cinta bagi anak-anak kita. Karena dari ruang-ruang kelas kecil itulah, masa depan bangsa sedang dipersiapkan," harapnya.
Sementara itu, Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Pasuruan, Dra. Warida menjelaskan untuk tahun ini, tema HUT IGTKI PGRI adalah "Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun".
Dengan tema tesebut, ia mengajak seluruh Guru TK se-Kabupaten Pasuruan untuk semakin semangat dan termotivasi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
"Mari kita tetap semangat, jangan kendor untuk memberikan ilmu yang terbaik kepada anak-anak, baik PAUD, TK dan seterusnya," imbuhnya.
Komentar