Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ribuan Rumah di 5 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan Terendam Banjir

Gambar berita
07 Desember 2024 (09:05)
Lingkungan
2244x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ribuan rumah di 5 wilayah Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir. 

Lima kecamatan tersebut yakni Winongan, Grati, Beji, Gondangwetan dan Kecamatan Rejoso.

Pantauan di lapangan, banjir terjadi sejak Jumat (6/12/2024) malam kemarin hingga sekarang. Untuk Kecamatan Winongan, banjir menggenangi lebih dari 1500 rumah warga di 6 desa, diantaranya Sidepan, Winongan Lor, Prodo, Bandaran, Winongan Kidul dan Desa Penataan.

Selanjutnya di Kecamatan Kraton, banjir terjadi di Dusun Gayam dan Batokan, Desa Tambakrejo. Di Kecamatan Rejoso ada 6 desa terdampak, yakni Kawisrejo, Jarangan, Kedungbako, Sadengrejo, Toyaning dan Desa Arjosari.

Berikutnya banjir juga sempat melanda Desa Sekarputih, Kecamatan Gondangwetan. Namun air sudah kembali normal.

Di Kecamatan Beji, setidaknya ada 4 desa terdampak, yakni Desa Kedungboto, Kedungringin, Gajahbendo dan Desa Beji. Sedangkan di Kecamatan Grati, banjir terjadi di Desa Kedawung Kulon.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menjelaskan, banjir disebabkan intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah hulu selama berjam-jam, serta ditambah air laut dalam kondisi pasang.

"Mulai siang sampai sore, hujan deras mengguyur semua wilayah Kabupaten Pasuruan. Laut juga dalam keadaan pasang dan tidak dapat menampung debit air sehingga meluber sampai ke permukiman," katanya.

Dijelaskan Sugeng, ketinggian air rata-rata 30-60 sentimeter. Namun dari seluruh desa terdampak, yang paling parah terjadi di Dusun Kebrukan, Desa Kedawungkulon. Ketinggian air banjir mencapai hampir 2 meter. Hal tersebut dikarenakan kondisi permukiman yang lebih rendah dari bantaran sungai.

"Ketinggian air di Dusun Kebrukan sampai 100 sentimeter. Kebetulan posisi rumah-rumah warga lebih rendah dari sungai," jelasnya.

Lebih lanjut Sugeng menghimbau kepada warga yang tinggal di daerah rawan banjir, untuk semakin meningkatkan kewaspadaan. 

"Minimal warga sudah tahu bagaimana cara menghadapi bencana. Khususnya antisipasi saat melihat tanda-tanda akan terjadinya banjir ataupun bencana lainnya," himbaunya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...

Article Image
Serahkan SK Tugas Tambahan Kepala Puskesmas. Bupati Rusdi : Kepala Puskesmas Itu Harus Aware, Pintar Manajerial dan Berdedikasi Tinggi

Sebanyak 32 dokter di Kabupaten Pasuruan menerima SK Tugas Tambahan Kepala Puske...

Article Image
Serahkan SK Kepala Puskesmas, Bupati Rusdi Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Prima

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuru...