Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ribuan Siswa Baru SMA Sederajat di Jatim Ikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Serentak

Gambar berita
14 Juli 2020 (14:15)
Pelayanan Publik
2780x Dilihat
0 Komentar
admin

Meskipun harus melalui media daring, sistem pendidikan di Provinsi Jawa Timur tetap berjalan. Mengawali tahun ajaran baru 2020/2021, 400 ribu lebih peserta didik baru jenjang SMA/SMK Negeri dan Swasta di Jawa Timur mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara serentak pada hari Senin (13/7/2020).

Dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melalui sambungan video conference di Gedung Negara Grahadi, MPLS diikuti oleh 423 SMA Negeri dan 1.119 SMA Swasta serta 297 SMK Negeri dan 1.821 SMK Swasta. Pelaksanaannya mengacu kebijakan Pemerintah Pusat bahwa sekolah belum bisa melaksanakan pembelajaran secara tatap muka, jika wilayah tersebut masih zona merah.

"Saya harap para siswa tetap bisa memulai tahun ajaran baru ini dengan semangat dan gembira, meski dalam situasi yang masih darurat kesehatan. MPLS tetap berjalan seperti sediakala, namun dengan cara berbeda, karena kita harus tetap waspada dengan menggunakan protokol kesehatan. Justru dalam suasana pandemi seperti ini, anak-anak Jatim akan menunjukkan prestasi terbaiknya dan semangat yang tetap prima. Saya yakin, para kepala sekolah dan guru jua akan menunjukkan kinerja terbaiknya, membangun generasi emas Jatim yang lebih kreatif dan inovatif disertai dengan akhlak yang mulia", ujarnya seperti yang ditulis di laman Jatimprov.go.id.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri, kegiatan pembelajaran wajib dilaksanakan dengan metode jarak jauh, baik online maupun offline. Khususnya bagi daerah yang berdasarkan kondisi penyebaran Covid-19 belum masuk kategori zona hijau.

Menurutnya, MPLS bagi siswa baru akan dilaksanakan dalam jangka waktu selama tiga hari. Sekolah dapat menambah dua hari untuk persiapan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19, sesuai kondisi dan kebutuhan sekolah masing-masing yang dilaksanakan pada minggu pertama di awal tahun ajaran baru 2020/2021.

“Dalam masa MPLS tahun ini, sekolah bisa menambah satu sesi kunjungan ke sekolah yang dilaksanakan secara bergantian. Tapi kunjungan itu harus tetap dilakukan dengan penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19”, tandasnya. (Dewi+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Operasi Pasar Ramadhan. Diskoperindag Kabupaten Pasuruan Jual Beras SPHP, Gula dan Minyakita Murah

Untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 hijri...

Article Image
Ketua Perwosi Mela Rusdi Buber Bareng Pelajar Sekolah Rakyat

Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan,...

Article Image
Udeng dan Kaweng Tengger Tosari Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

 Udeng dan Kaweng Tengger khas Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mendapa...

Article Image
Buka Tadarus. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Ajak Para Ibu Biasakan Anak dan Keluarga Baca Al Qur'an

Hari ketujuh Ramadhan 1447 Hijriah, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggel...

Article Image
Gus Shobih Buka Pondok Ramadhan SD dan SMP se-Kabupaten Pasuruan

Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta membentuk karakter siswa berakhl...