Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

RSUD Bangil Tegaskan Pelayanan Pada Pasien Sesuai SOP. Kalau Ada Ketidakpuasan, Silahkan Dengan Bahasa Yang Sopan dan Santun

Gambar berita
10 Oktober 2019 (18:34)
Pelayanan Publik
5325x Dilihat
0 Komentar
admin

RSUD (rumah Sakit Umum Daerah) Bangil akhirnya angkat bicara terkait berita permasalahan layanan rumah sakit maupun kejadian yang mengakibatkan adu mulut antara salah satu dokter dengan keluarga salah satu anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (07/10/2019).

Melalui Dr Jundi Agustoro selaku Wakil Direktur RSUD Bangil, pihak RS menegaskan bahwa ada miskomunikasi antara dokter penanggung jawab pasien dan keluarga pasien (Bapak J). Khususnya saat dokter memberikan penjelasan dan edukasi terkait kondisi pasien dan tindakan yang telah dan akan dilakukan terhadap pasien.

“Kami sudah melakukan klarifikasi pada dokter yang bersangkutan sampai perawat dan petugas. Dan dari hasil audit bahwa pelayanan yang diberikan kepada pasien sudah sesuai dengan SOP (standar prosedur operasional),” kata Dr Jundi, di sela-sela kesibukannya, Kamis (10/10/2019).

Hanya saja, pihak RSUD Bangil juga sangat menyayangkan kejadian tersebut. Termasuk sikap salah satu dokter yang ikut terpancing emosinya, sehingga membalas perkataan keluarga pasien dengan kata-kata yang kurang pantas. Menurut Dr Jundi, pihaknya telah memberikan peringatan kepada dokter tersebut, dan dokter mengatakan bahwa kata-kata tersebut keluar begitu saja secara spontanitas, tanpa ada unsur kesengajaan.

“Dokter yang menangani pasien telah kami peringatkan, dan dia menerima. Katanya itu reflex dan keluar secara spontan karena sama-sama sedang emosi. Tapi kalau terkait SOP, dokter tersebut sudah melaksanakan dengan tepat,” ungkapnya kepada Suara Pasuruan.

Dengan adanya kejadian tersebut, RSUD Bangil menjadikan hal ini sebagai pelajaran berharga. Utamanya dalam rangka peningkatan pelayanan kepada pasien, ke depannya. Kata Dr Jundi, setiap petugas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien, tanpa harus mengeluarkan kata-kata yang tak pantas atau body language yang buruk terhadap pasien.

Sebaliknya, masyarakat juga diharapkan dalam menyampaikan saran/masukan/pertanyaan kepada petugas, bisa melalui mekanisme yang sudah disediakan oleh RSUD Bangil.

“Istilahnya adalah sama-sama saling tepo seliro. Dokter juga berusaha sekuat tenaga. Pasien harus semangat sembuh, dan keluarga pasien berdoa untuk kesembuhan pasien. Kalau ada pelayanan yang kurang maksimal, bisa langsung disampaikan dengan menggunakan bahasa yang santun dan sopan, biar sama-sama enak,” tegasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...