Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto mengapresiasi program Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) dan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang direplikasi di Kabupaten Pasuruan. Pernyataan itu diungkapkannya pada saat hadir dalam agenda Wisuda SELANTANG & SOTH Kabupaten Pasuruan Tahun 2023 yang digelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti pada hari Senin (18/12/2023).
Dalam sambutannya, Pj. Bupati Andriyanto tak lupa mengapresiasi sinergi dan kolaborasi BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam memaksimalkan pelaksanaan program. Seraya menyampaikan komitmennya terhadap dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pasuruan terhadap pelaksanaan program SELANTANG dan SOTH ke depannya.
"Kami sangat membutuhkan orang tua hebat yang memiliki ilmu dan keterampilan pola asuh bayi, balita sebagai salah satu upaya pencegahan stunting. Hebat disini adalah bagaimana kita bisa meningkatkan cara berpikir, mindset kita adalah meningkat. Pemkab Pasuruan akan bergerak bersama stakeholder mendukung program SELANTANG dan SOTH," tandasnya.
Menurut hemat Pj. Bupati Andriyanto, hal tersebut merupakan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang telah menjadi bagian dari proses pembangunan tahun 2020. Dalam perjalanannya, dari awalnya dua Desa pada tahun 2020 yang menjadi pilot project SOTH Jatim, saat ini perkembangannya sangat pesat. Hal itu terpantau dari SOTH yang dijumpai di 365 Desa di Kabupaten Pasuruan.
"Selamat kepada Desa Kalianyar, Kecamatan Bangil. Satu-satunya Desa yang punya Sekolah Lansia Tangguh dan telah berhasil menyelesaikan S2 tahun ini. Luar biasa. Tentunya 2024, bisa dicanangkan 24 Kecamatan harus menyelesaikan S2 SELANTANG," ungkapnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Luluk Yuli Wulandari menambahkan, program SOTH mulai diterapkan di Kabupaten Pasuruan sejak tahun 2021. Saat itu, Kecamatan Pandaan, Rejoso dan Bangil menjadi pilot project BKKBN Jawa Timur. Dalam perkembangannya, saat ini telah dilaksanakan di 24 Kecamatan dengan 237 Desa/Kelurahan yang sudah melakukan wisuda secara mandiri. Total wisudawan Standar 1 sebanyak 4.337 orang.
"Khusus SELANTANG, fokusnya lebih kepada Kelompok Center of Exellence (COE) Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) Bina Asaka Kampung Keluarga Berkualitas Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil sebagai pilot project BKKBN Jawa Timur. Pada tahun 2024, SELANTANG termasuk program utama yang akan dikembangkan di 24 Kecamatan," ucapnya.
Diketahui, prosesi wisuda ke-30 wisudawan SELANTANG dan ke-123 wisudawan SOTH dipimpin oleh Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Luhur Ngudi Setyaningrum Andriyanto. Disambung dengan penyerahan bantuan Alat Permainan Edukasi Alat Permainan Edukatif Bina Keluarga Balita (APE BKB) Kit Stunting ke Balai Penyuluh KB Kecamatan dan Kampung KB. Pantauan Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan, acara semakin meriah dengan pameran Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Aseptor (UPPKA) yang digelar di halaman Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti. (Eka Maria)
Komentar