Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sampai Oktober, Dana Kebencanaan di Kabupaten Pasuruan Tembus Rp 1 Milyar

Gambar berita
19 Oktober 2018 (14:07)
Umum
2576x Dilihat
0 Komentar
admin

Hingga awal Oktober 2018 ini, dana kedaruratan yang digunakan oleh Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menembus angka Rp 1 Miliar.

Bakti Jati Permana, Kepala Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengatakan, banyaknya anggaran tersebut digunakan  untuk antisipasi dan kebutuhan masyarakat pada musim kemarau tahun 2018 yang cukup panjang. Bahkan, penggunaan dananya telah mencapai Rp 600 juta.

“Sifatnya lebih banyak untuk penggunakan dana kedaruratan yang sifatnya langsung ke masyarakat saat kebencanaan. Misalnya untuk pembuatan dapur umum, kegiatan pembersihan, pembangunan sandbag sampai pengiriman air bersih,” kata Bakti di sela-sela kesibukannya, Jumat (19/10/2018).

Dijelaskannya, saat musim hujan di awal tahun 2018 lalu, didominasi oleh bencana banjir yang rutin terjadi di 11 Kecamatan. Disusul dengan bencana longsor dan angin kencang. Dari bencana saat musim hujan awal tahun lalu, tercatat pengunaan dana kedaruratan mencapai Rp 400 juta.

Sedangkan di musim kemarau, pengiriman air bersih sudah dilakukan sejak bulan Juni. Sampai awal Oktober ini pengiriman air rutin dilakukan ke 21 Desa di 8 Kecamatan. Karena durasi kemarau yang lebih panjang dari tahun lalu, maka pengiriman air juga lebih tinggi meskipun juga dibantu oleh Dinas Sosial juga Dinas Perumahan, PDAM, PMI dan juga CSR dari Perusahaan.

“Untuk musim kemarau ini penggunaan dana kebencanaan sudah mencapai Rp 600 juta. Dana tersebut paling banyak untuk pengiriman air ke daerah kesulitan air bersih,” jelasnya.

Sehingga total saat ini sudah Rp 1 Miliar dana kedaruratan yang digunakan. Kata Bakti, jumlah ini diprediksi akan bertambah mengingat musim kemarau masih terus berlanjut. Dan di akhir tahun, Kabupaten Pasuruan juga menjadi daerah rawan banjir dan longsor saat memasuki musim hujan akhir tahun mendatang.

“Dari dana kedaruratan di tahun 2018, BPBD mendapatkan anggaran Rp 170 juta. Dan tersebut adalah untuk belanja langsung jika ada kedaruratan bencana. Jika ada kebutuhan mendesak BPBD sendiri akan berkoordinasi dengan pihak lain seperti rekanan dan dinas lain terkait dana tambahan baru diklaimkan ke Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan,” beber Bakti kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...