Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Satpol PP Tertibkan Pedagang Yang Masih Berjualan di Dalam Alun-Alun Bangil

Gambar berita
06 Februari 2025 (10:23)
Pelayanan Publik
1760x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Satpol PP Kabupaten Pasuruan terus mensosialisasikan kepada pedagang yang masih saja berjualan di dalam area Alun-Alun Bangil, untuk tak lagi melakukannya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Nurul Huda mengaku pihaknya sudah berulang kali menertibkan puluhan pedagang yang kerapkali tak mengindahkan himbauan petugas.

Namun meski sudah sekian kali diingatkan, para pedagang masih saja nekat untuk berjualan dengan alasan ekonomi.

Padahal sesuai dengan aturan yang ditetapkan dalam Perda maupun Perbup Pasuruan, di area dalam Alun-alun Bangil harus kosong pedagang. Dalam artian hanya diberlakukan untuk masyarakat yang ingin menikmati alun-alun, bukan berjualan.

"Dalam Perda maupun Perbup Pasuruan sudah diatur sangat jelas bahwa area dalam Alun-alun Bangil tidak boleh dipenuhi dengan pedagang. Yang jelas hanya masyarakat yang menikmati Alun-alun, mulai anak-sanak sampai lansia," kata Huda saat ditemui di ruangannya, Jumat (6/2/2025) siang.

Dijelaskannya, jumlah pedagang yang ada di dalam alun-alun sekitar ada 28 pedagang. Sampai saat ini, petugas terus diminta untuk menertibkannya sampai tidak ada lagi pedagang yang kembali berjualan di dalam alun-alun Bangil.

""Apalagi minggu pagi, banyak pedagang yang tiba-tiba berjualan di dalam alun-alun. Sekarang kami harus menertibkan supaya tidak semakin menjamur," ucapnya.

Sebagai alternatif, Pemkab Pasuruan menurut Huda sempat menawarkan Kawasan Bangkodir sebagai lokasi berjualan. Namun semua pedagang di dalam alun-alun menolaknya. Alasannya lantaran lokasi terbilang sepi, sehingga tidak ada pemasukan untuk mereka.

"Kita sempat tawarkan ke Bangkodir tapi semua diam, Tidak ada yang menjawabnya. Mereka terkesan menolaknya," tegasnya.

Lalu bagaimana dengan pedagang yang berjualan di sisi timur dan selatan, Pemkab Pasuruan masih memberikan toleransi. Kata Huda, yang terpenting tidak dilakukan di tepi jalan sehingga menambah sempit badan jalan.

"Boleh berjualan tapi tetap di atas trotoar ke barat. Kalau di jalan sudah kami larang karena berpotensi menimbulkan kemacetan," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Operasi Pasar Ramadhan. Diskoperindag Kabupaten Pasuruan Jual Beras SPHP, Gula dan Minyakita Murah

Untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 hijri...

Article Image
Ketua Perwosi Mela Rusdi Buber Bareng Pelajar Sekolah Rakyat

Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan,...

Article Image
Udeng dan Kaweng Tengger Tosari Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

 Udeng dan Kaweng Tengger khas Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mendapa...

Article Image
Buka Tadarus. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Ajak Para Ibu Biasakan Anak dan Keluarga Baca Al Qur'an

Hari ketujuh Ramadhan 1447 Hijriah, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggel...

Article Image
Gus Shobih Buka Pondok Ramadhan SD dan SMP se-Kabupaten Pasuruan

Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta membentuk karakter siswa berakhl...