Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sebulan 27 Kejadian Kebakaran . Pemkab Pasuruan Minta Warga Tak Bakar Sampah

Gambar berita
10 September 2024 (07:06)
Lingkungan
1318x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Dalam sebulan terakhir, jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Pasuruan mencapai 27 kali.

Jumlah tersebut cukup banyak, sebab terbilang hampir setiap hari ada kejadian, terutama di lahan terbuka yang dekat dengan pemukiman warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, banyaknya kejadian kebakaran disebabkan oleh beberapa faktor. Utamanya akibat ulah warga yang diduga membakar sampah kemudian langsung ditinggal.

"Kami tidak bisa menyimpulkan, tapi menduga sampah sengaja dibakar tapi kemudian tidak diawasi alias ditinggal. Inilah yang bahaya, karena kobaran api semakin besar ditambah dorongan angin kencang," kata Sugeng saat ditemui di kantornya, Selasa (10/9/2024).

Dijelaskannya, dari puluhan kejadian kebakaran, yang terbaru adalah kebakaran lahan di Dusun Ngayunan, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Senin (9/9/2024) sore kemarin.

Dalam kejadian tersebut, api membakar semak belukar alias ilalang di lahan seluas area 1,5 hektar. Untungnya, petugas pemadam kebakaran serta dibantu warga dengan cepat melakukan pemadaman sampai selesai.

"Tidak sampai merembet ke pemukiman, karena ketika warga lapor, petugas sudah siap stand by di kantor untuk menunggu instruksi," ucapnya.

Dari 27 kejadian kebakaran, paling banyak justru terjadi di wilayah seperti Bangil, Rembang dan Kejayan.

Sugeng mengaku berterima kasih kepada seluruh pihak yang sama-sama bergotong royong dalam urusan kemanusiaan maupun kebencanaan seperti sekarang ini.

"Terima kasih kepada 112, FPRB dan para relawan yang bahu-membahu dalam urusan kemanusiaan. Termasuk membantu mengevakuasi warga ketika dibutuhkan," terangnya.

Tak selesai sampai di situ, Sugeng menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan juga tidak membakar sampah secara sengaja tanpa diawasi.

Himbauan ini penting untuk diperhatikan. Sebab jumlah kejadian kebakaran di musim kemarau seperti sekarang, terus mengalami peningkatan.

"Jangan sampai, akibat bakar sampah sembarangan menjadi pemicu api dan membuat panik masyarakat di lingkungan," tutupnya. (emil)





Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Para Pemudik Silahkan Mampir di 7 Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Polres Pasuruan

Untuk melayani para pemudik selama Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan...

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan Resmi Kukuhkan 63 Pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan

Sebanyak 63 pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan resmi dikukuhkan u...

Article Image
Lebaran, Kampung "Kue Satru" Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor Banjir Order

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, rumah-rumah warga Dusun Kedung Bend...

Article Image
Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?Beruntung sekal...

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...