Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sebulan PTMT di Kabupaten Pasuruan, Tak ada Laporan Kasus Covid-19 di Lingkungan Sekolah

Gambar berita
23 September 2021 (17:42)
Pendidikan
2811x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebulan pasca dimulainya PTMT (Pembelajaran Tatap Muka Terbatas), Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan tak menerima keluhan maupun laporan terkait penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan, Ninuk Ida Suryani mengatakan, Pemerintah akan selalu mengawasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan mengutamakan keselamatan siswa, pendidik dan tenaga kependidikan.

Dan selama sebulan terakhir, sebanyak 2187 sekolah mulai dari PAUD sampai SMP di Kabupaten Pasuruan sukses menjalankan PTMT dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

"Syukur alhamdulillah, tidak ada sekolah yang menerima keluhan atau laporan terkait penyebaran Covid-10 di Kabupaten Pasuruan. Semua prokes juga dijalankan dengan sangat ketat," kata Ninuk, di sela-sela kesibukannya, Kamis (23/09/2021) siang.

Dijelaskannya, penerapan protokol kesehatan mulai dari mencuci tangan, jaga jarak serta pemakaian masker, membuat penerapan PTM yang sudah berlangsung selama sebulan terakhir, tidak memicu terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di lingkungan sekolah.

Sebab, Selain tenaga pengajar dan siswa yang sudah mendapat vaksin Covid-19, penerapan protokol kesehatan juga menjadi senjata untuk mencegah penularan Covid-19.

"Secara umum, semua sekolah sudah menunjukkan kesiapan dalam melaksanakan PTMT dengan sangat baik dan optimal. Kesiapan prokes dan sarana pendukung juga dari segi perilaku warga sekolah ada kepatuhan yang tinggi dalam menerapkan prokes," jelasnya.

Perihal vaksinasi tenaga pendidik dan kependidikan di sekolah, Ninuk menyampaikan, total sudah 95% dari 15.669 guru TK sampai SMP di Kabupaten Pasuruan yang sudah menjalani vaksinasi. Sedangkan sisanya masih harus menunggu, lantaran ada beberapa hambatan. Seperti sedang dalam kondisi sakit, ada komorbit (penyakit penyerta), hamil muda, menyusui dan faktor lainnya.

Bagi mereka yang belum vaksinasi, Dispendik telah melakukan pemanggilan dan pembinaan.

"Bagi yang tidak bisa vaksin harus memiliki surat keterangan dari dokter. Simpelnya seperti itu. Dan selama mereka belum vaksin, mereka boleh datang ke sekolah untuk mengajar, tapi hanya daring, bukan bertatap muka dengan siswa secara langsung," tegasnya.

Lebih lanjut Ninuk menegaskan bahwa hasil evaluasi pembelajaran tatap muka yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, sekolah yang menggelar PTMT menerapkan model  siswa yang masuk sekolah dengan kuota 50 persen dari jumlah siswa.

Selain itu, PTM terbatas juga berlangsung hanya 1 shift saja.

"Karena 1 shift, banyak wali murid yang menyampaikan bahwa waktu pembelajaran tatap muka yang relatif sedikit. Tapi kami jelaskan bahwa kita masih berada di Tengah Pandemi, dan kita optimalkan dengan sistem daring," ungkapnya. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...

Article Image
Warga Pasuruan Patut Bangga, Sampah Bakal Diubah Jadi Listrik 10 Megawatt

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan siap penuh mengikuti Program Tata Kelol...

Article Image
Gus Shobih Lantik Pengurus BAZNAS Kab. Pasuruan 2026–2031, Dorong Pengurus Lahirkan Program-Program yang Berdampak

Wakil Bupati Pasuruan resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Ratusan Mahasiswa 42 Negara

Ratusan mahasiswa SI, S2 dan S3 dari 42 negara di dunia berkunjung ke Kabupaten...