Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Segar dan Ranumnya Apel Tutur

Gambar berita
21 November 2018 (08:58)
Ekonomi
8260x Dilihat
0 Komentar
admin

Kesegaran rasa dan ranumnya tampilan buah yang selalu tampak segar dari kebunnya identik dengan penggambaran terhadap Apel hasil panen petani di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Tak mengherankan jika banyak masyarakat terutama para pecinta buah yang begitu menggemarinya sebagai buah berkualitas di tanah air.      

Sejak dahulu Kecamatan Tutur dikenal sebagai daerah penghasil Apel berkualitas tinggi yang selama ini didistribusikan ke beberapa wilayah di Indonesia, tidak terkecuali Kota Malang dan Batu yang selama ini dikenal sebagai daerah penghasil Apel di Jawa Timur. Bentangan kebun Apel dapat dijumpai di 12 Desa, diantaranya di Blarang, Nongkojajar dan Andonosari.

Sampai akhir tahun 2017, produktivitas Apel sebesar 52,19 kg/ pohon dengan tanaman Apel yang ada di sana mencapai 2.920.443 pohon. Angka tersebut telah melampaui dari target yang ditetapkan di dalam RPJMD Kabupaten Pasuruan tahun 2013-2018 sebesar 34,70 kg/ pohon atau meningkat sebesar 50,40%. Jika dibandingkan dengan capaian realisasi tahun 2016 sebesar 51,98 kg/ pohon atau menunjukkan adanya peningkatan sebesar 0,40%.

Sedikitnya ada 3 varietas Apel yakni Manalagi, Rome Beauty dan Anna yang ditanam di atas lahan seluas 1.045 hektar. Setiap tahunnya, petani Apel di Kecamatan Tutur mampu menghasilkan panen hingga 139.210 ton buah. Masa panen buah Apel mencapai puncak pada bulan Januari – Maret dan Juli – Agustus. Dengan demikian, praktis menjadikan  kawasan perkebunan Apel di Kecamatan Tutur sebagai salah satu penghasil Apel terbesar di Jatim.

Peningkatan produktivitas tanaman tersebut tidak lepas dari bermacam upaya peningkatan kualitas hasil pertanian yang intens dilakukan selama ini. Seperti penerapan teknologi budidaya yang baik dan benar, penggunaan pupuk organik, pengendalian Organisasi Pengganggu Tanaman (OPT) melalui Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) dan Sekolah Lapang Agen Hayati (SL-AH) serta pengembangan kawasan sentra Apel.

Selain Kecamatan Tutur, ada beberapa daerah yang berpotensi untuk ditanami pohon Apel yaitu Puspo dan Tosari. Produksi Apel dari Kabupaten Pasuruan pada umumya dipasarkan di dalam wilayah Kabupaten Pasuruan dan luar Kabupaten Pasuruan (Malang, Surabaya, Semarang, Bali, dan Jakarta).

Harga jualnya dibagi dalam beberapa cluster yang ditentukan dari harga di tingkat produsen/ pengepul. Masing-masing, Apel grade A berkisar Rp. 20.000,- s/d Rp. 25.000,-, sedangkan harga Apel dengan grade di bawahnya berkisar antara Rp. 10.000,- s/d Rp.15.000,-. Tentunya patokan harga tersebut sangatlah terjangkau untuk komoditas buah berkualitas premium yang semakin banyak digemari dipelosok negeri. (Eka Maria)

 

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...

Article Image
Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah Tekankan Layanan Kesehatan Yang Harus Makin Berkualitas dan Terakses Merata

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kehadiran Rumah Sakit Na...