Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono Apresiasi Satu Gudep Satu RTLH

Gambar berita
21 April 2026 (13:08)
Pemerintahan
536x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2026, Senin (20/4).

Rakerda kali ini dilaksanakan di Kabupaten Pasuruan, tepatnya di Taman Chandra Wilwatikta Pandaan, dan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono; Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori dan undangan kehormatan lainnya. 

Di hadapan awak media, Adhy menegaskan bahwa rakerda adalah kegiatan yang sangat strategis, lantaran menjadi momen untuk melaksanakan evaluasi pada program dan kegiatan yang telah dilaksanakan setahun sebelumnya, serta merencanakan program yang akan dilakukan di tahun ini dan tahun selanjutnya. 

"Saya katakan rakerda ini sangat strategis, karena kita bisa mengevaluasi pelaksanaan program di tahun sebelumnya dan tahun ini bisa menyiapkan program yang harus dilaksanakan dengan baik," tegasnya. 

Dijelaskan Adhy, Kwarda Pramuka Jawa Timur menjadi ajang konsolidasi besar bagi seluruh pengurus di tingkat kabupaten maupun kota. Soal apa yang dibahas sangat beragam, salah satu yang menjadi prioritas adalah masalah kemiskinan di Jatim yang terbilang masih tinggi.

Oleh sebab itu, ia mendorong setiap entitas organisasi saat ini wajib memberikan kontribusi yang bisa dirasakan langsung untuk menurunkan angka kemiskinan. 

Terlebih, komitmen gerakan pramuka dalam memerangi jumlah rumah tidak layak huni melalui program satu gudep satu RTLH, patut diapresiasi.

“Program satu Gudep satu rumah RTLH itu luar biasa dan sejalan dengan target kami di Pemprov untuk mengurangi kendala hunian layak,” jelasnya.

Lebih lanjut Adhy menjelaskan bahwa nantinya, rekomendasi yang dihasilkan dalam rakerda ini akan menjadi panduan bagi kebijakan tahun 2026 agar tetap sinkron dengan rencana pembangunan provinsi. 

Sebab integrasi program antara pemerintah dan organisasi kepemudaan diharapkan dapat mempercepat pencapaian indikator kesejahteraan sosial yang telah ditetapkan.

"Langkah kolaboratif ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong pramuka tetap relevan dalam menjawab tantangan ekonomi modern saat ini," imbuhnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
RSUD Grati Gelar Baksos Skrining Kanker Payudara dengan Teknologi ABUS

Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Grati melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) deteksi...

Article Image
Ketua dan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2026-2031, Dilantik

Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...

Article Image
Pertama Kali di Kabupaten Pasuruan. Mas Rusdi Tegaskan Career Day Terbukti Buka Akses Magang, Pelatihan dan Pekerjaan

Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerja...