Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sekolah-Sekolah Yang Dipakai Jadi Isoter Kecamatan, Kini Disterilkan

Gambar berita
14 Agustus 2021 (19:12)
Kesehatan
3121x Dilihat
0 Komentar
admin

Jelang persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan telah mensterilkan sekolah-sekolah yang sebelumnya digunakan sebagai tempat Isolasi Terpusat (Isoter).

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, tempat isoter pasien Covid-19 di Kabupaten Pasuruan tersebar di 14 Kecamatan. Di mana per satu kecamatan, jumlah lembaga satuan pendidikan yang digunakan sebagai tempat isoter tak lebih dari 2 lembaga. Bahkan, ada beberapa kecamatan yang hanya menggunakan satu sekolah untuk isoter.

"Satu kecamatan antara satu atau dua sekolah yang digunakan sebagai tempat isoter. Gak ada yang lebih dari dua sekolah untuk per satu kecamatannya," kata Anang, di sela-sela kesibukannya, Sabtu (14/08/2021).

Seluruh tempat isoter di 14 Kecamatan mulai difungsikan pada pertengahan bulan Juli lalu. Hanya saja, seluruh isoter tersebut jarang dimanfaatkan oleh pasien Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan.  Kata Anang, hal tersebut disebabkan masih tersedianya BOR (bed occupancy rate) atau ketersediaan tempat tidur di beberapa lokasi yang sudah disiapkan Pemkab Pasuruan seperti BLK Rejoso, SKB Pandaan, Permata Biru Prigen dan Pines Garden.

"Paling banyak 4 orang yang ditempatkan di Isoter. Karena kebanyakan semua pasien yang terpapar dengan gejala ringan dirawat di tempat karantina seperti di BLK, Permata Biru, SKB atau di Pines Garden. Dan BOR di sana juga tidak penuh," terangnya.

Dijelaskan Anang, sterilisasi tempat isoter mulai dilakukan sejak seminggu lalu. Di mana para petugas dari Dinas Kesehatan plus diback up Satgas Kecamatan melakukan penyemprotan desinfektan ke seluruh ruangan selama dua hari berturut-turut. Dan untuk saat ini, sekolah-sekolah tersebut sudah steril dan siap untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

"Sekarang sudah dikosongkan semua dan steril. Jadi siap untuk dipakai kegiatan pembelajaran," pungkasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Hadiri Halal Bihalal PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar PD Muhamma...

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...