Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Selain Tambahan Alokasi, Pemkab Pasuruan Minta Pemerintah Pusat Agar Passing Grade Seleksi Guru PPPK, Diturunkan

Gambar berita
06 April 2022 (15:06)
Pendidikan
3076x Dilihat
0 Komentar
admin

Selain tambahan kuota PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja), Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga tengah memperjuangkan tambahan afirmasi untuk guru yang memiliki masa kerja lama maupun di atas 35 tahun.

Perjuangan ini dilakukan oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) saat diundang oleh Komisi X DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat Panja Formasi GTK-PPPK 2022 terkait Evaluasi hasil seleksi Guru PPPK dan kajian/skema penyelesaian formasi GTK PPPK, di Gedung DPR RI, Senin (04/04/2022) lalu.

Menurutnya, memperjuangkan afirmasi tambahan kepada guru berusia di atas 35 tahun dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan terus dilakukan. Mengingat banyak guru-guru yang tak lolos seleksi PPPK lantaran skor ambang batas (passing grade) yang ditetapkan dalam seleksi guru PPPK pada 2021 terlalu tinggi.

"Passing grade yang harus didapatkan peserta ujian Kompetensi Teknis berkisar antara 220 sampai 325 dalam skala 500. Tapi dari seleksi kemarin, banyak yang di bawahnya. Dalam artian nggak nutut untuk bisa sampai karena faktor usia sudah di atas 35 tahun atau mengabdi sudah cukup lama," kata Gus Mujib di hadapan awak media di Lobi Kantor Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, Rabu (06/04/2022) siang.

Nantinya, dengan tambahan afirmasi, kemungkinan guru senior untuk dapat lolos seleksi PPPK akan semakin tinggi. Apalagi, menurut Gus Mujib, saat seleksi PPPK banyak guru di atas 35 tahun yang tak melewati passing grade, meski nilainya sudah ditambah afirmasi 15 persen.

"Ya meskipun nilainya sudah ditambah afirmasi 15 persen, tapi harusnya tidak dipukul rata antara yang fresh graduate dengan yang sudah mengabdi belasan atau bahkan puluhan tahun. Inilah yang kita perjuangkan," tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Gus Mujib berharap kepada Pemerintah Pusat untuk menurunkan passing grade nya.

"Yang jelas, di manado atau luar pulau jawa tidak bisa dibandingkan dengan yang ada di Jawa Timur. Mudah-mudahan ini menjadi perjuangan kita yang akan ketemu jawabannya segera, Amin Ya Allah," tutupnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...

Article Image
Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah Tekankan Layanan Kesehatan Yang Harus Makin Berkualitas dan Terakses Merata

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kehadiran Rumah Sakit Na...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan Rumah Sakit Nahdhatul Ulama Pasuruan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Rumah Sakit Nahdlatul U...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan IHCBA 2025

Awal tahun 2026, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meraih penghargaan dalam ajang In...