Seiring meningkatnya kebutuhan layanan bedah di ruang operasi dan tingginya kasus kegawat daruratan akibat kecelakaan di jalur pantura, RSUD Grati menghadirkan satu lagi layanan baru berupa Smart Operating Theatre alias Ruang Operasi Pintar.
Layanan ini sudah mulai dioperasionalkan sejak sepekan lalu dan dilaunching oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori pada Rabu, (18/2/2026) lalu.
Direktur RSUD Grati, drg Dyah Retno Lestari menjelaskan, hadirnya Ruang Operasi Pintar semata-mata menjadi bagian dari upaya meningkatkan layanan kesehatan para pasien, yakni memberikan perawatan terbaik.
Tak hanya itu saja, RSUD Grati juga ingin memastikan bahwa infrastruktur di dalam RS betul-betul mendukung keselamatan dan efisiensi kerja tenaga medis.
"Adanya Smart Operating Theatre ini bagian dari inovasi RSUD Grati yang adaptif dan berorientasi pada upaya penyelamatan pasien secara maksimal," kata Retno saat ditemui di ruangannya, Jumat (20/2/2026).
Dijelaskan Retno, keberadaan Smart Operating Theatre memiliki banyak keunggulan. Pertama, pengaturan tekanan udara positif dan negatif yang sangat efektif. Dalam artian bisa untuk menyetting tekanan negatif positif yang berfungsi untuk melindungi pasien dan Nakes, serta lebih meminimalkan infeksius.
Kedua, mempermudah operator ruang operasi dalam melakukan tindakan dengan tampilan data-data rekam medis terbaru pasien yang langsung dapat diakses. Dimana ruang operasinya dapat langsung terintegrasi dengan SIM RS yang dimiliki RS.
“Jadi semua data rekam mediknya real time dan sesuai dengan tindakan yang dilakukan. Seperti radiologi, pemeriksaan laborat dan sebagainya. Di situ langsung bisa melihat data-data pasien dan terintegrasi, terhubung dengan layanan penunjang lainnya,” imbuhnya.
Ketiga, Pintu otomatis berbahan galvanized steel dengan sistem hermetic. Yakni pintu khusus yang digunakan untuk ruang steril yang kedap udara sehingga udara dari luar tidak akan masuk ke dalam ruangan.
Ketiga keunggulan yang ada dalam smart operating theatre diharapkan dapat membantu masyarakat agar tak jauh-jauh lagi, apalagi sampai antri untuk menjalani operasi, serta mengefisiensi semuanya.
"Intinya bisa membantu tindakan operasi menjadi lebih maksimal dan efisien. Membuat suasana ruang operasi semakin rileks kepada para dokter dan jajaran stafnya saat melakukan operasi yang memakan konsentrasi yang tinggi dalam waktu yang lama," tegasnya.
Ke depan, Retno menegaskan penambahan fasilitas baru ini akan mampu menjawab tantangan kesehatan modern yang semakin kompleks.
“Karena kami akan terus berbenah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada seluruh pasien yang datang ke RSUD Grati," harapnya. (emil)
Komentar