Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Semangat Kartini, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf Bagi-Bagi Masker, Hand Sanitizer dan Jamu Sehat

Gambar berita
21 April 2020 (11:44)
Pelayanan Publik
3034x Dilihat
0 Komentar
admin

Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan serentak turun ke masyarakat, untuk membagikan masker, hand sanitizer dan jamu tradisional secara gratis.

Seperti yang terlihat di Pasar Gondangwetan, Selasa (21/04/2020) pagi, dimana Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf memberanikan diri untuk blusukan sampai ke sudut-sudut pasar. Tujuannya tak ada lagi, yakni mengingatkan masyarakat akan pentingnya melaksanakan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) dan seluruh anjuran pemerintah dalam memerangi Covid-19 atau Virus Corona.

Dengan berjalan kaki, istri Bupati Irsyad Yusuf itu membagikan masker, hand sanitizer dan jamu tradisional yang dibuat sendiri, dan dibagikan ke pedagang, tukang ojek, tukang parkir, maupun pembeli dan masyarakat umum yang melintas di sekitar pasar tersebut.

Menurut Lulis, kesadaran masyarakat untuk minimal memakai masker saat berada di luar rumah masih rendah. Sepanjang dirinya blusukan ke pasar tersebut, hanya ada 1 atau 2 orang yang memakai masker. Itupun hanya pembeli yang mungkin sudah memahami bagaimana langkah dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di sekitar tempat tinggal mereka.

“Saya tadi keliling, dan lebih banyak yang gak pakai masker. Tadi saya kasi, tapi ya ada yang tidak langsung dipakai. Katanya gerah lah, ampek (seperti tak bisa bernafas dengan mudah) atau malas. Makanya saya beri sekalian saya beri penjelasan,” katanya.

Dijelaskan Lulis, selama satu hari penuh, dirinya membagi tugas bersama dengan Wakil Ketua I, Ny Nanik Mujib Imron yang melaksanakan kegiatan di wilayah Kecamatan Prigen, dan Wakil Ketua II, Ny Karyawati Sutiadji yang bertugas di Kecamatan Kraton. Sedangkan untuk Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Pasuruan juga melaksanakan kegiatan serupa secara serentak. Dengan pembagian masker, hand sanitizer dan jamu tradisional ini, Lulis berharap agar dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya melawan Covid-19 dengan cara yang sudah disampaikan oleh Pemerintah.

“Contohnya kita kasi botol jamu yang sudah kita tulisi jahe, temulawak, kencur dan sereh. Nah ketika diminum sudah habis, maka bisa dibuat lagi. Karena jamu ini adalah ramuan kita bersama. Dan bahan-bahannya melimpah di sekitar kita,” jelasnya.

Lebih lanjut Lulis menegaskan bahwa selain dibagikan kepada masyarakat, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan juga menyerahkan bantuan APD (alat pelindung diri) bagi para petugas medis yang menangani PDP (pasien dalam pemantauan) maupun yang sudah berstatus Positif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

Bantuan tersebut sudah diserahkan oleh Ny Lulis dan diterima secara simbolis oleh Dr Ani Latifah selaku perwakilan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, di Posko Covid-19. Kata Lulis, semoga bantuan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya selama Pandemik Covid-19.

“Kami tergerak karena memang hari ini bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Saya ingin menyampaikan bahwa perempuan juga ikut melawan Covid-19. Para dokter, perawat, surveillance dan petugas medis banyak yang perempuan. Mereka adalah garda paling belakang. Garda yang paling depan adalah kita semua,” tegasnya.

Untuk itu, dalam momen Kartini tahun 2020 ini, Lulis mengajak para ibu untuk menjaga suami dan anak-anaknya dari penyebaran Covid-19. Caranya bagaimana? Yakni senantiasa menyediakan makanan minuman yang bergizi, melarang anak-anak untuk keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang sangat urgent. Kalaupun keluar, setidaknya setiap ibu harus menyiapkan masker agar segera dipakai saat berada di luar.

“Ibu jaman sekarang juga harus lebih tegas tapi bisa menjelaskan. Anak pasti akan luluh kalau kita jelaskan dengan baik. Ayok kita jaga keluarga kita, dan itu ada di pundak para ibu dan bapak semua. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang, kapan lagi,” terangnya. (emil/lulis irsyad yusuf)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Nurita Iza Rosdiany. Pembatik dari Desa Cangkringmalang Jadikan Daun Lontar Motif Batik Mewah dan Berkelas

Di wilayah Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pohon Lontar alias siwalan banyak...

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...