Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Setelah Mangga Alpukat, Kabupaten Pasuruan Juga Punya Mangga Pisang

Gambar berita
05 November 2017 (19:51)
Agrowisata
5719x Dilihat
0 Komentar
admin

Setelah sukes dengan Klonal 21 alias Mangga Alpukat, Kabupaten Pasuruan punya satu lagi mangga yang akan segera jadi kebanggaan, yakni Mangga Agri Gardina 45.

Mangga dengan varietas baru tersebut dilepas (istilah peluncuran jenis mangga baru) oleh Kepala Pusat Penelitian Pengembangan (Puslitbang) Hortikultura Kementerian Pertanian, Dr Hardiyanto, dalam acara Gelar perbenihan dan sumber daya genetik mangga Indonesia di Kebun Percobaan Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (04/11/2017).

Menurut Hardiyanto, mangga Agri Gardina 45 memiliki keistimewaan tersendiri, yakni bisa dikupas seperti buah pisang, sehingga akan dipopulerkan dengan istilah Mangga Pisang (Banana Mango). Manga tersebut merupakan hasil persilangan antara varietas arummanis (yang memiliki karakter tekstur daging buah halus serta manis) dan verietas saigon (warnanya menarik).

“Ini adalah hasil kerja keras kita semua, sehingga kita akan menjual keunikan mangga pisang ini. Di KP Cukurgondang masih ada sekitar 10 indukan, di mana nanti akan kita kembangkan lebih banyak lagi,” kata Hardiyanto di sela-sela acara.

Berbeda dengan Klonal 21 atau Mangga Alpukat, Mangga pisang memiliki ukuran lebih kecil dan berwarna kuning kemerahan. Hanya saja, mangga ini memiliki rasa seperti buah mangga arum manis, sehingga siap untuk diekspor ke berbagai negara.

 “Tentu saja mangga ini bakal menarik konsumen luar negeri, karena merupakan varietas baru dari Indonesia, dan hanya ada di Kabupaten Pasuruan, yakni di Kecamatan Grati. Tapi nantinya akan kita kembangkan di daerah lain, karena mangga ini mudah ditanam di mana saja, bahkan di daerah perkotaan sekalipun,” imbuhnya.

Sementara itu, Sri Yuliati, Kepala Divisi Ekologi Puslitbang Kementerian Pertanian menegaskan bahwa mangga pisang dinilai lebih produktif daripada mangga lainnya, lantaran dalam 1 pohon berukuran kecil bisa menghasilkan jumlah buah hingga mencapai ratusan buah.

“Cara tanamnya juga sangat mudah, karena bisa ditanam di pot besar, tanpa membutuhkan lahan luas. Terlebih bila ditanam di hamparan, dengan jarak tanam tiap pohon antara 2,5 meter (m) X 2,5 m, setiap hektar bisa ditanami sebanyak 1.500 pohon. Sedangkan mangga varietas lain umumnya setiap hektar hanya berkisar 400 pohon, lantaran membutuhkan jarak jarak tanam 10 m X 10 m.

Seperti diketahui, selama 3 hari berturut-turut, KP Cukurgondang menggelar perbenihan dan sumber daya genetik mangga se-Indonesia. Puluhan varietas jenis mangga yang ada di Indonesia disajikan, termasuk 16 jenis mangga hasil penelitian dan pengembangan KP Cukurgondang, yang memiliki areal 13 ha dengan ribuan pohon yang terdiri dari 400 jenis mangga ini. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petani Pisang Cavendis Gondangwetan Banjir Order Program MBG

Pengusaha pisang cavendis dari Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten...

Article Image
Produksi Krisan di Kecamatan Tutur Tetap Stabil Penuhi Pasar Nasional

Di dunia ini, yang namanya bunga sangat beragam. Tapi tahukah anda, ada sat...

Article Image
Pemkab Pasuruan Kumpulkan Puluhan Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Per...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan PERMATA JATIM Kelurahan Bendomungal, Wabup Gus Shobih Minta Warga Sekitar Jaga dan Memanfaatkannya Dengan Baik

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meminta kepada seluruh masyarakat Keluraha...

Article Image
Asyiknya Berwisata Petik Melon Golden Kinanti di Desa Sumbergedang, Pandaan

Berwisata tentu saja menjadi aktifitas menyenangkan agar otak bisa segar kembali...