Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sita 1.728.967 batang rokok ilegal Rokok Illegal di Pasuruan

Gambar berita
17 Juli 2019 (15:43)
Pelayanan Publik
4608x Dilihat
0 Komentar
admin

Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pasuruan sampai awal Juli lalu tercatat sudah cukup tinggi.

Dari catatan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Pasuruan ternyata sudah ada 17 kali penindakan terhadap rokok illegal yang dijual bebas ke masyarakat. Dari penindakan tersebut, Negara mengalami kerugian sebesar Rp 1,745 Miliar.

Ansya Rizal, Kasubsi Penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Pasuruan mengatakan, dari Januari sampai 10 Juli lalu, peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pasuruan sudah cukup tinggi. Tercatat dari 17 Penindakan ada 1.728.967 batang rokok ilegal yang sudah disita.

“Dalam 17 penindakan tersebut tak hanya menyita 1.728.967 batang rokok tapi juga ada 224.064 lembar pita cukai palsu. Dari jumlah tersebut mengakibatkan kerugian negara hingga Rp 1,745 Miliar,” kata Rizal saat ditemui di kantornya, Rabu (17/07/2019).

Dikatakannya, rokok ilegal adalah rokok yang melanggar ketentuan untuk dijual bebas ke masyarakat. Seperti rokok tanpa pita cukai, atau rokok dengan pita cukai palsu termasuk rokok dengan pita cukai bekas. Karena makin naiknya tarif pita cukai tiap tahunnya, ada produsen yang berbuat curang dengan enggan membayar pita cukai tapi tetap memproduksi rokok.

Untuk kondisi rokok yang illegal, dari segi bungkus dan kerapian memang hampir mirip dengan rokok legal. Namun setelah diselidiki, Rizal menjelaskan bahwa ada yang pita cukainya tidak ada, sehingga termasuk rokok ilegal.

“Jadi dari kemasan sama persisnya dengan rokok legal, ada bungkusnya ada mereknya. Tapi setelah diselidiki ternyata rokok ilegal,” ungkapnya.

Harga jual rokok ilegal inipun jauh lebih murah. Untuk satu bungkus yang berisi 12-16 batang. Harganya hanya Rp 4-5 ribu, jauh berbeda dengan harga rokok legal yang diatas Rp 15 ribu. Dikatakan karena murah, masyarakat juga banyak yang tertarik rokok ilegal karena lebih terjangkau.

Namun dari segi pengawasan, saat ini untuk produsen rokok ilegal masih di luar Kabupaten Pasuruan. Rokok ilegal yang disita sendiri ditemukan saat dijual di warung atau saat di distributor sebelum di pasarkan. Kantor Bea Cukai memang makin terus melakukan mengawasan peredaran rokok ilegal. Ini dilakukan agar rokok ilegal tidak makin merajalela dan merugikan Negara. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Layanan Vaksin Internasional Kini Hadir Di RSUD Grati

Layanan Vaksin Internasional kini hadir RSUD Grati.Rumah sakit kebanggaan masyar...

Article Image
Bluder Kentang Bromo Khas Desa Tosari Siap Jadi Oleh-Oleh Wisatawan

Berwisata ke Gunung  Bromo sudah pasti banyak dilakukan oleh para wisatawan...

Article Image
Melimpah. Petani Cabai di Desa Baledono, Kecamatan Tosari Mulai Panen Raya

Awal musim kemarau membuat para petani cabai di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasu...

Article Image
Cegah Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika, Pemkab Pasuruan Intens Gelar Dialog Interaktif Bersama BNN di LPPL Radio Suara Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

Article Image
Peringati Hari Kartini, PT Sorini Agro Asia Corporindo, Cempaka Foundation, DLH dan TP PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Aksi Tanam Pohon di Lereng Gunung Arjuna

PT Sorini Agro Asia Corporindo (Cargill Pandaan Plant) bersama Cempaka Foundatio...