Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Stabilkan Harga Sembako Saat Ramadhan, Disperindag Kabupaten Pasuruan Bakal Gelar Pasar Murah

Gambar berita
04 April 2021 (18:14)
Ekonomi
2913x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk menstabilkan harga sembako yang biasanya naik pada saat bulan puasa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan pada ramadhan tahun ini akan kembali menggelar Pasar Murah.

Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Diano Vela Ferry mengatakan, hingga saat ini, harga-harga sembako (sembilan bahan pokok) seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging hingga telur dan bawang putih masih stabil.

Seperti harga beras bengawan, untuk perkilonya masih di kisaran Rp 12 ribu. Kemudian gula pasir Rp 12 ribu, minyak goreng curah Rp 11 ribu per 1 liter, daging sapi murni  Rp 110 ribu perkilogramnya.

Selanjutnya, untuk daging ayam broiler perkilo sebesar Rp 34,5 ribu, telur ayam ras perkilo Rp 25,5 ribu, cabai merah besar kriting perkilo Rp 50 ribu, bawang merah Rp 32 ribu dan bawang putih Rp 26 ribu.

Hanya saja, harga cabai hingga kini naik turun. Jika sebelumnya sekitar Rp 57 ribu perkilo, kali ini naik menjadi Rp 60 ribu perkilo. Itu, terjadi di pasar tradisional Bangil. 

"Kalau harga sembako selain cabai masih stabil. Kalaupun ada kenaikan, mungkin hanya masih ratusan rupiah. Tapi kalau cabai memang masih tinggi," kata Diano, di sela-sela kesibukannya, Minggu (04/04/2021) sore.

Dengan masih tingginya harga cabai, Pasar Murah Ramadhan akan digelar dengan skema baru. Kata Diano, skema yang akan digunakan rencananya dengan memakai sistem Pasar Murah Online. 

Dalam prakteknya, warga yang akan berbelanja bisa melakukan order atau pemesanan melalui aplikasi yang nanti akan dibuat. Begitu selesai transaksi, para pembeli tinggal mengambil jenis sembako yang dibeli.

"Intinya bagaimana tidak membuat orang berjubel. Karena memang kalau yang datang ribuan, bisa berbahaya juga. Maka dari itu, rencananya kita buka melalui online dan juga transaksi di tempat," jelasnya.

Sementara itu, saat ditanya kapan realisasi kegiatan, Diano menegaskan bahwa pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan stake holder yang siap untuk bekerjasama melakukan gelaran itu, serta petunjuk Bupati Pasuruan.

"Masih kami rapatkan terus. Jadi nanti tekhnisnya seperti apa ya nunggu hasil kesepakatan. Ini untuk menghindari kerumunan," tandasnya. (emil)

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...

Article Image
Mas Rusdi Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan

Warga Kota dan Kabupaten Pasuruan kini tak perlu repot-repot ke luar daerah untu...

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...