Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sukses Kembangkan Perkebunan Kopi, Bupati Irsyad Yusuf Raih Penghargaan Nasional

Gambar berita
10 Desember 2019 (16:03)
Ekonomi
3974x Dilihat
0 Komentar
admin

Keberhasilan Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf dalam mengembangkan produk perkebunan, khususnya kopi, mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat.

Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian RI, Kasdi Subagyono memberikan penghargaan kepada Bupati Irsyad Yusuf atas komitmen tinggi dalam upaya pengembangan Hilirisasi dan Kewirausahaan Bidang Perkebunan. Penghargaan tersebut digelar di sela-sela acara Puncak Peringatan Hari Perkebunan ke 62 tahun 2019, di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), Malang, Selasa (10/12/2019).

Menurut Bupati Irsyad, prospek perkebunan di Kabupaten Pasuruan, utamanya kopi, sangat menjanjikan.  Total ada 8 kecamatan penghasil kopi. Yakni Kecamatan Purwodadi, Purwosari, Prigen, Tosari, Tutur, Lumbang, Puspo dan Pasrepan. Seluruh kecamatan tersebut memiliki kekhasan tersendiri, baik jenis robusta maupun Arabica. Maka dari itu, dilaunchinglah KAPITEN (Kopi Asli Kabupaten) sebagai brand kopi Kabupaten Pasuruan, sejak 2015 lalu.

“Saya menyadari betul bahwa banyak wilayah di Kabupaten Pasuruan yang bisa ditanami kopi dan hasilnya luar biasa. Dari semua wilayah pegunungan, kita kembangkan perkebunan kopi dengan bantuan bibit, alat perkebunan sampai pelatihan, semuanya untuk mengembangkan kopi kita, yakni Kapiten,” katanya.

Dijelaskan Irsyad, tanaman kopi di Kabupaten Pasuruan tumbuh dan berkembang di dataran tinggi. Untuk kopi Robusta ditanam pada ketinggian 400-800m dpl. Sedangkan jenis Arabica ditanam pada ketinggian 700-1500 m dpl.  Sedangkan produksi kopi di Kabupaten Pasuruan mampu menghasilkan 1.355,55 ton kopi ose dengan rata-rata per hektar mencapai 713,75 kg.

“Kita punya nama-nama merk kopi yang merupakan produk kapiten dan sudah dipatenkan. Seperti seperti Kopi Joss dari Tutur, Kopi Arjuna Semar dari Purwodadi dan Kopi Ledug dari Prigen. Ada juga merk lain seperti Kopi Suwuk, Kopi Lanang, Kopi Tunas Sari, Kopi Pak Tani, Kopi Lesung, Bon Jawi Coffee, Kopi Sumadi. Semua merk kopi ini berani bersaing dengan kopi lain,” jelasnya.

Lebih lanjut Irsyad menegaskan bahwa untuk bisa menjadikan Kapiten sebagai branding kopi khas daerah, semua elemen masyarakat dilibatkan, baik hulu maupun hilir.

Untuk hulu, SDM (sumber daya manusia) petani terus ditingkatkan melalui sosialisasi, fasilitasi sampai pelatihan secara berkelanjutan. Seluruh skil drilling tersebut meliputi pengetahuan seputar bibit, obat, cara tanam, pengolahan dan sebagainya. Sedangkan di hilir adalah kegiatan pasca panen, termasuk bagaimana strategi marketing (pemasaran) agar Kapiten semakin dikenal luas. Kata Bupati Irsyad, antara hulu dan hilir harus terus terintegrasi sampai terwujud sebuah brand produk local yang menjadikan daerah dikenal akan produk tersebut.

“Pertanian tidak bisa berdiri sendiri. Termasuk dalam hal pemasaran. Mau dijual ke mana kopi kita, semua harus dipikirkan. Ada sektor perbankan, UMKM, koperasi, industry atau perusahaan yang bisa kita gandeng untuk membantu marketing. Tapi semua dengan syarat, kopi kita enak dan packaging nya juga bagus, dan hasilnya seperti sekarang, sukses,” tegasnya.

Ke depan, KAPITEN bersama dengan produk perkebunan lainnya akan terus diperbarui. Baik dalam hal kemasan, cita rasa sampai cara promosi.

“Yang jadi endingnya, bukan kopi lagi, tapi cinderamata. Setiap tamu dari luar Pasuruan, kita suguhkan Kapiten sebagai oleh-oleh. Kita ajak ke kebun kopi,. Kita kenalkan bahwa Kapiten pernah ikut dalam pameran kopi internasional dan pernah jadi juara untuk kategori cita rasa terbaik tahun 2016 lalu. Inilah bukti keseriusan kita,” urainya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ketua Dekranasda, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Potensi Batik di Kabupaten Pasuruan Alami Progress Signifikan

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Merita Ru...

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharam 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah K...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...