Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Suku Tengger di Tosari Gelar Pembukaan Yadnya Karo Tahun 2025

Gambar berita
09 Agustus 2025 (13:07)
Wisata Budaya
1616x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Warga Suku Tengger Bromo yang bermukim di wilayah Pasuruan alias  Brang Kulon kembali merayakan Hari Raya Karo, Jumat (8/8/2025). 

Upacara Pembukaan Yadnya Karo Tengger Brang Kulon Tahun tahun ini juga dilaksanakan di Pendopo Desa Tosari, dan dihadiri sejumlah pejabat. Diantaranya Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setiya Wardana; Asisten Pemerintahan dan Kesra, Diano Vela Fery; dan undangan lainnya.

Pantauan di lokasi, upacara yang dilaksanakan setiap tanggal 15 Bulan Karo tahun saka ini dimulai dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh seorang romo dukun yang membacakan mekakat atau puja mantra pembukaan Hari Raya Karo.

"Barulah nanti diakhiri dengan doa penutup upacara yang dilakukan oleh pimpinan lintas agama, Hindu, Kristen, dan Islam. Kemudian penampilan Sodoran atau Tari Sodor sebagai persembahan khas yang dilakukan oleh warga dari masing-masing desa Suku Tengger yang ada di Bromo," kata Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, 

Menurut dia, tidak hanya tradisi di suku tengger, Tari Sodor dalam perayaan Karo merupakan perlambang cikal bakal Suku Tengger dari leluhur mereka Joko Seger dan Roro Anteng, sehingga dianggap sakral karena dimainkan ketika Hari Raya Karo saja. 

"Sodoran hanya ditampilkan saat Hari Raya Karo saja, sehingga sangat sakral," lanjut Wardana panggilan sapaan.

Yang lebih menarik lagi, tarian Sodor kedepannya pihaknya akan menggandeng dengan pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mengembangkan dunia pariwisata dibidang seni dan budaya.

"Nantinya kami selaku wakil rakyat asli lahir dari suku Tengger akan kami kembangkan dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan untuk mengembangkan pariwisata yang ada di gunung bromo melalui seni dan budaya yang ada di lereng gunung bromo," ujar Agus Setiya Wardana.

Sementara itu, disela-sela acara pembukaan upacara pembukaan hari raya Karo, ada salah satu turis mancanegara dari Amerika Serikat bernama Elizza saat ditemui sangat kagum dengan budaya yang ada di suku tengger.

"Saya senang dan kagum dengan seni dan budaya yang ada di nusantara ini sangat cantik dan masyarakatnya sangat ramah," ucapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri RAT ke-25, Bupati Rusdi Buka Peluang Kolaborasi Pemda dengan BMT-UGT Nusantara

BMT-UGT Nusantara resmi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 se...

Article Image
Penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2025. Mas Rusdi : Pertumbuhan Ekonomi, IPM, Umur Harapan Hidup Sampai Komponen Pendidikan, Meningkat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaba...

Article Image
Danrem Kohir dan Gus Shobih Resmikan Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda di Lumbang

Komandan Korem (Danrem) 083 Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir bersama Wakil Bupa...

Article Image
Halal Bihalal dengan Ribuan ASN. Bupati Rusdi : Jadikan Idul Fitri Momen Mereset Perilaku dan Kinerja Jadi Makin Baik

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel bersama dan Halal Bihalal Idul Fitr...

Article Image
Desa Tambaklekok 29 Tahun Lestarikan Ski Lot Jadi Agenda Wajib di Hari Ketujuh Lebaran

Ski Lot, tradisi masyarakat Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasurua...