Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Suku Tengger di Tosari Gelar Pembukaan Yadnya Karo Tahun 2025

Gambar berita
09 Agustus 2025 (13:07)
Wisata Budaya
1757x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Warga Suku Tengger Bromo yang bermukim di wilayah Pasuruan alias  Brang Kulon kembali merayakan Hari Raya Karo, Jumat (8/8/2025). 

Upacara Pembukaan Yadnya Karo Tengger Brang Kulon Tahun tahun ini juga dilaksanakan di Pendopo Desa Tosari, dan dihadiri sejumlah pejabat. Diantaranya Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setiya Wardana; Asisten Pemerintahan dan Kesra, Diano Vela Fery; dan undangan lainnya.

Pantauan di lokasi, upacara yang dilaksanakan setiap tanggal 15 Bulan Karo tahun saka ini dimulai dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh seorang romo dukun yang membacakan mekakat atau puja mantra pembukaan Hari Raya Karo.

"Barulah nanti diakhiri dengan doa penutup upacara yang dilakukan oleh pimpinan lintas agama, Hindu, Kristen, dan Islam. Kemudian penampilan Sodoran atau Tari Sodor sebagai persembahan khas yang dilakukan oleh warga dari masing-masing desa Suku Tengger yang ada di Bromo," kata Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, 

Menurut dia, tidak hanya tradisi di suku tengger, Tari Sodor dalam perayaan Karo merupakan perlambang cikal bakal Suku Tengger dari leluhur mereka Joko Seger dan Roro Anteng, sehingga dianggap sakral karena dimainkan ketika Hari Raya Karo saja. 

"Sodoran hanya ditampilkan saat Hari Raya Karo saja, sehingga sangat sakral," lanjut Wardana panggilan sapaan.

Yang lebih menarik lagi, tarian Sodor kedepannya pihaknya akan menggandeng dengan pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mengembangkan dunia pariwisata dibidang seni dan budaya.

"Nantinya kami selaku wakil rakyat asli lahir dari suku Tengger akan kami kembangkan dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan untuk mengembangkan pariwisata yang ada di gunung bromo melalui seni dan budaya yang ada di lereng gunung bromo," ujar Agus Setiya Wardana.

Sementara itu, disela-sela acara pembukaan upacara pembukaan hari raya Karo, ada salah satu turis mancanegara dari Amerika Serikat bernama Elizza saat ditemui sangat kagum dengan budaya yang ada di suku tengger.

"Saya senang dan kagum dengan seni dan budaya yang ada di nusantara ini sangat cantik dan masyarakatnya sangat ramah," ucapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Konsultasi ke Kanwil Kemenkum Jatim, Pemkab Pasuruan Percepat Harmonisasi Rancangan Perbup

Dalam rangka tindak lanjut atas permohonan pengharmonisasian, pembulatan, dan pe...

Article Image
Puluhan Peserta Lomba Mendongeng Bikin Kagum Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo

Ada banyak cara yang dilakukan Pemkab Pasuruan, dalam hal ini Dinas Perpustakaan...

Article Image
Kejari Kabupaten Pasuruan Musnahkan BB 86 Perkara Tindak Pidana Umum Incraht

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan memusnahkan barang bukti tindak pid...

Article Image
Kejurda Finswimming Jatim 2026. Kabupaten Pasuruan Raih Juara Umum III

Kontingen Finswimming Kabupaten Pasuruan sukses meraih Juara Umum Ketiga dalam K...

Article Image
Taman Edelweis Wonokitri. Ajak Pengunjung Berwisata dan Pelajari Bunga Abadi Khas Bromo

Siapa yang sampai saat ini masih belum tahu bunga Edelweis?Banyak yang mengistil...