Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tahun Ini, Pemkab Pasuruan Kuliahkan 115 Guru Sukwan Sampai S1, Gratis

Gambar berita
16 Agustus 2023 (15:25)
Pendidikan
3201x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan beasiswa kepada 115 guru Madin, TPQ, RA, PAUD dan TK.

Beasiswa ini diberikan untuk guru-guru yang masih belum kuliah. Sehingga mereka akan dikuliahkan selama 4 tahun hingga bergelar S-1.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Pasuruan, Hasbullah menjelaskan, dari 115 guru terdiri dari 30 guru madin (madrasah diniyah), 20 guru RA, 20 guru TPQ, serta 45 guru PAUD dan TK

"Total ada 115 guru yang kita kuliahkan sampai lulus S-1. Mulai dari Guru Madin sampai Guru TK," kata Hasbullah saat ditemui di ruangannya, Rabu (16/08/2023).

Ratusan guru yang akan menerima beasiswa tersebut adalah guru sukwan yang mengalami kesulitan dalam pembiayaan kuliah S-1. Kata Hasbullah, untuk bisa mendapatkan beasiswa ini, masa kerja dan usia guru menjadi salah satu faktor penting.

Untuk usia guru diprioritaskan pada usia 30-45 tahun dan sudah mengajar minimal 10 tahun. Mereka wajib menyertakan biodata lengkap plus data pendukung seperti lampiran diklat sar dan lainnya.

"Kita prioritaskan untuk guru yang mengajarnya minimal 10 tahun dan usianya antara 30 sampai 45 tahun," singkatnya.

Lebih lanjut Hasbullah menegaskan bahwa untuk mensukseskan program beasiswa S1 bagi guru sukwan ini, Dispendikbud Kabupaten Pasuruan telah bekerja sama dengan empat Perguruan Tinggi (PT). 

Diantaranya Universitas Yudharta sebagai kampus perkuliahan bagi guru TK. Kemudian Universitas NU Surabaya (UNUSA) untuk menampung guru PAD dan TK yang mendapat beasiswa. Serta STAIPANA Bangil untuk para guru TPQ dan STAI Al Yasini bagi guru Madin.

"Kami sudah menekan MoU untuk program beasiswa S1 guru sukwan dengan empat kampus. Yakni STAI Al Yasini, STAIPANA Bangil, UNUSA, dan Universitas Yudharta," terangnya.

Hanya saja, program beasiswa S1 ini baru akan diberlakukan pada tahun 2024 mendatang. Seluruh pembiayaan ditanggung oleh APBD Kabupaten Pasuruan tahun anggaran 2023.

Hasbullah berharap, seluruh guru sukwan yang mendapat beasiswa S1 betul-betul serius dalam menempuh bangku perkuliahan, dan lulus dengan nilai yang sangat memuaskan.

"Lebih-lebih kalau ternyata cumloude ya luar biasa," tutupnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Mas Rusdi Pimpin Upacara Hardiknas 2026

Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melaksanaka...

Article Image
May Day 2026. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tuntutan Buruh Langsung Disampaikan ke Pemerintah Pusat

Ada yang berbeda dari peringatan May Day alias Hari Buruh Internasional tahun 20...

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...