Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

TAHUN INI, SATU LAGI EMBUNG AKAN DIBANGUN DI LUMBANG

Gambar berita
04 Maret 2017 (17:34)
Pelayanan Publik
3955x Dilihat
0 Komentar
admin

Tahun ini, jumlah embung yang akan dibangun di Kabupaten Pasuruan akan bertambah.

Hanung Widya Sasangka, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan mengatakan, embung baru yang akan dibangun adalah Embung Welulang yang terletak di Desa Welulang, Kecamatan Lumbang. Pembangunan fisik embung tersebut dibiayai Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat (PU-PERA), sedangkan Pemkab Pasuruan mengeluarkan anggaran untuk pembebasan lahan.

“Semua biaya pembangunan dari APBN, sedangkan untuk pembebasan lahan kita lakukan,” kata Hanung di sela-sela acara penanaman pohon dan tabung ikan di Embung Kalisat, Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Sabtu (04/03).

Pembebasan lahan untuk pembangunan embung welulang sudah selesai, di mana total anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp 3 Milyar lebih. Biaya tersebut berasal dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Pasuruan tahun 2016. Kata Hanung, total luasan lahan untuk pembangunan embung welulang adalah 5 hektar, di mana untuk saat ini sudah sampai dalam tahap pemantaban DED (detail engineering design) dan pengadaan dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Berantas.

“Kalau berapa anggaran pembangunannya, kita tidak mengetahuinya, karena itu semua dari pusat. Kita hanya menunggu kapan pembangunannya akan dimulai. Sampai sejauh ini masih dalam tahap persiapan saja,” imbuhnya.

Dengan akan dibangunnya Embung Welulang, maka total jumlah embung di Kabupaten Pasuruan  adalah 7 embung, yakni Embung Binting di Sukorejo, Embung Kertosari di Purwosari, Embung Kedung Banteng, Rembang, Embung Kalisat II Rembang, Embung Krikilan, Kejayan, serta Embung Sanganom di Kecamatan Nguling.

Semakin banyaknya jumlah embung tentu membawa banyak hal, terutama pemenuhan kebutuhan air baku bagi warga di daerah kering. Untuk itu, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf menyampaikan terima kasih pada warga yang rela menjual lahannya demi pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum.

 

Menurutnya, kerelaan warga tersebut sangat membantu pemerintah mempercepat realisasi program-program yang bermuara pada kepentingan bersama.

“Embung ini dampaknya terasa sekali bagi masyarakat sekitar. Saat hujan turun, air bisa dihimpun dan disimpan, sebagai cadangan saat musim kemarau. Embung ini juga otomatis mengurangi resiko banjir. Maka dari itu, saya berterima kasih untuk seluruh warga yang telah menjual tanahnya untuk kepentingan umum," tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...

Article Image
Mas Bupati Rusdi Lantik 16 Pejabat Eselon II, 105 Eselon III dan 176 Pejabat Eselon IV di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Hari ini, Kamis (8/1/2026), Mas Bupati Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan melan...

Article Image
Mas Rusdi Lantik 297 Pejabat Eselon II, III dan IV Pemkab Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melantik sebanyak 297 pejabat di Lingkungan Pemeri...

Article Image
Jadi Penopang Perekonomian. Ikan Lempuk Khas Danau Ranu Grati Kian Dicari

Ikan lempuk hingga kini masih menjadi kebanggaan masyarakat di sekitar Danau Ran...