Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tekan AKI dan AKB, Pemkab Pasuruan Kukuhkan Forum Penakib

Gambar berita
17 Desember 2018 (17:27)
Kesehatan
4790x Dilihat
0 Komentar
admin

Setelah mencanangkan Forum PENAKIB (penurunan angka kematian ibu dan bayi) pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54 di Kebun Raya Purwodadi, Rabu (21/11/2018) lalu, Pemkab Pasuruan akhirnya mengukuhkan Pengurusnya.

Tepatnya di Gedung Segoropuro, Senin (17/12/2018) siang, Sekda Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji mengukuhkan para pengurus Forum Komunikasi Koordinasi Penakib Kabupaten Pasuruan.

Menurut Agus, Forum Penakib mempunyai beberapa tugas, diantaranya melakukan tugas percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi bersama instansi dan stake holder maupun LSM, membentuk secretariat sesuai kebutuhan, serta melaporkan secara periodic hasil kegiatan forum kepada Bupati Pasuruan.

“Tujuan dikukuhkannya Forum Penakib tentu saja untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi yang pada akhirnya adalah meningkatnya koordinasi lintas program, lintas sektor, organisasi profesi, LSM, asosiasi fasilitas kesehatan, organisasi masyarakat  dan institusi pendidikan, serta meningkatnya pengetahuan tim dalam menyusun strategi penurunan angka kematian ibu dan bayi,” kata Agus dalam sambutannya.

Dalam prakteknya, forum Penakib akan dibantu oleh dewan pakar, 3 satuan tugas (satgas) dan 2 tim. Untuk dewan pakar bertugas untuk memberikan pertimbangan sesuai kompetensi dalam percepatan penurunan AKI (angka kematian ibu) dan AKB (angka kematian bayi), serta memberikan bimbingan pada satgas, tim audit maternal perinatal serta tim fasilitator sesuai kompetensinya. Sedangkan ketiga satgas terdiri dari satgas pemberdayaan masyarakat, layanan kesehatan dasar dan satgas kesehatan rujukan. Kata Agus, ketiga satgas memiliki peran masing-masing sesuai dengan tupoksinya.

“Contohnya saja Satgas Pemberdayaan Masyarakat yang tugasnya mulai dari sosialisasi sampai melakukan monitoring, evaluasi, pembinaan dan penilaian kinerja pemberdayaan masyarakat. Intinya semua harus bergerak bersatu padu menjalankan fungsi dan perannya masing-masing, sehingga kasus AKI dan AKB bisa terus ditekan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, Dr Agung Basuki saat ditanya perihal jumlah kasus AKI dan AKB padatahun 2018 menegaskan, total terdapat 28 kasus kematian ibu dan 129 kasus kematian bayi baru lahir. Jumlah tersebut terbilang tinggi, lantaran 1 kasus kematian saja sudah dinyatakan sebagai KLB (kejadian luar biasa).

“Bisa dibilang, jumlah kasus AKI dan AKB di Kabupaten Pasuruan termasuk tinggi di Jawa Timur. Maka dari itu, pembentukan forum penakib ini sangat penting untuk bisa terus menekan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Pasuruan,” jelasnya kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan Resmi Kukuhkan 63 Pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan

Sebanyak 63 pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan resmi dikukuhkan u...

Article Image
Lebaran, Kampung "Kue Satru" Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor Banjir Order

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, rumah-rumah warga Dusun Kedung Bend...

Article Image
Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?Beruntung sekal...

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...

Article Image
Operasi Ketupat Semeru 2026. Ini Pesan Kapolres Pasuruan

Polres Pasuruan melaksanakan Apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketu...