Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tekan Kematian AKI dan AKB, RSUD Bangil Kerja Sama Dengan Universitas Adelaide

Gambar berita
26 Juni 2019 (15:56)
Pelayanan Publik
2898x Dilihat
0 Komentar
admin

RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Bangil terus berbenah dalam segala pelayanan. Salah satunya adalah dalam hal menurunkan AKI (Angka Kematian Ibu) Melahirkan dan AKB (Angka Kematian Bayi) baru lahir.

Rabu (26/06/2019) pagi, RSUD Bangil kedatangan Prof Dr Mohammad Afzal Mahmood, Senior Lecturer School of Public Health Universirty of Adelaide Australia.

Kehadiran Prof Afzal tersebut bukan kebetulan. Melainkan melakukan kerja sama awal sekaligus sharing ilmu tentang peningkatan kualitas pelayanan ibu hamil dan anak baru lahir.

Direktur RSUD Bangil, Drg Loembini Pedjati Lajoeng melalui Dr Arma Roosalina selaku Kabid Pelayanan Medis mengatakan, meskipun dari Australia, Prof Afzal sudah lama tinggal di Indonesia, dan telah bekerja sama dengan banyak RS maupun perguruan tinggi. Khusus dengan RSUD Bangil, Prof Afzal tak hanya melakukan riset saja, melainkan memberikan pengalaman dalam rangka menekan angka AKI maupun AKB.

“Kalau bisa zero kasus atau tidak ada kasus kematian ibu baru melahirkan dan anak baru lahir. Kedatangan beliau sangat besar manfaat bagi kami. Karena Pak Bupati Pasuruan juga menginginkan agar kasus AKI dan AKB dapat ditekan seminiminal mungkin. Syukur-syukur kalau zero atau tidak ada kasus yang terjadi di masyarakat,” katanya.

Selama ini, penanganan kasus ibu yang akan melahirkan menjadi salah satu focus RSUD di bidang pelayanan. Terhitung Januari-Juni 2019, masih ditemukan 3 kasus ibu meninggal pasca melahirkan. Kebanyakan karena ada penyakit yang membawahinya, seperti jantung, darah tinggi dan penyakit berat lainnya. Kata Leombini, meski terbilang sedikit, akan tetapi RSUD Bangil akan sekuat tenaga memberikan pelayanan terbaik, utamanya menyelamatkan kedua nyawa, baik ibu yang akan melahirkan maupun bayi yang akan dilahirkan.

“Kebanyakan kalau ibu yang meninggal setelah melahirkan karena ada penyakit yang membawanya. Seperti jantung, darah tinggi dan sebagainya. Di RSUD Bangil, sehari saja bisa menangani ibu yang akan melahirkan sampai 20 orang. Semuanya rujuk dari puskesmas maupun bidan. Jadi, kami jauh lebih banyak menyelamatkan pasien sekuat tenaga kami,” jelasnya.

Sementara itu, Prof Afzal dalam kunjungannya menegaskan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan dapat dilakukan dengan menjaga tiga kunci utama. Yakni komunikasi yang baik, kekuatan tim work, dan menjaga procedural kesehatan.

The most important thing to improve services is good communication, networking, and also team work. Together is everything,” ucapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...