Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemprov Jatim Terapkan Ilmu Behavioural Science Dari Inggris Raya Di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Gambar berita
05 Oktober 2020 (15:23)
Pelayanan Publik
2494x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus melakukan berbagai langkah inovatif dan mengikuti perkembangan sains. Termasuk melakukan kerjasama dengan Kedutaan Besar Kerajaan Inggris Raya. Kerjasama tersebut berupa Program Pelatihan Behavioural Science atau ilmu perubahan perilaku untuk memperkuat penerapan protokol kesehatan di Jawa Timur yang diluncurkan melalui webinar via Zoom Meeting, Kamis (1/10/2020).

Targetnya, hasil dari pelatihan tersebut diharapkan dapat memudahkan Pemprov Jatim dalam melakukan inovasi, mengajak masyarakat patuh kepada protokol kesehatan. Intervensi yang dilakukan akan berbasiskan ilmu perubahan perilaku yang telah dikembangkan di Inggris Raya dan disesuaikan dengan kultur masyarakat di Jawa Timur.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Duta Besar Inggris untuk kesekian kalinya memberikan support kepada Pemprov Jatim. Mudah-mudahan semuanya akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat untuk bisa segera beradaptasi pada kebiasaan baru. Karena sampai saat ini  Covid-19 tidak ada yang tahu kapan penyebarannya”, tutur Gubernur Jawa Timur seperti yang diberitakan di laman birohumas.jatimprov.go.id..

Penerapan protokol kesehatan yang diperkuat dari berbagai lini juga terbukti sangat efektif di Jawa Timur. Dalam dua minggu terakhir, operasi yustisi yang dikombinasikan dengan kampanye "Pakai Masker" di berbagai Kabupaten/ Kota berdampak positif terhadap penurunan kasus aktif Covid-19. Sehingga Jawa Timur menjadi provinsi besar di Jawa dengan kasus aktif terendah, hanya 3.455 atau setara 7.84%  per Jum'at (2/10/2020). Harapannya, penerapan ilmu behavioural science dalam kampanye protokol kesehatan akan semakin menekan penyebaran virus Corona di Jawa Timur.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak berharap,  program pelatihan ini bisa semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Menurutnya, menerapkan protokol kesehatan tidak sederhana yang dijelaskan. Dalam hal ini menerapkan ini harus membangun kesadaran yang mendalam dari masyarakat, maupun pelaku usaha. Sebab kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan adalah harapan terbaik yang kita miliki untuk menahan penularan virus lebih lanjut. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Nurita Iza Rosdiany. Pembatik dari Desa Cangkringmalang Jadikan Daun Lontar Motif Batik Mewah dan Berkelas

Di wilayah Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pohon Lontar alias siwalan banyak...

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...