Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Temuan Situs Candi di Prigen Masuki Babak Baru

Gambar berita
20 November 2022 (16:01)
Wisata Budaya
5611x Dilihat
0 Komentar
admin

Temuan warga tentang situs candi di Dusun Candi, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan memasuki babak baru.

Tim arkeolog BPCB Jatim akhirnya merampungkan ekskavasi tahap pertama. Dari lima hari proses ekskavasi, mereka berhasil mengamankan sejumlah temuan penting.

Kepala Tim Ekskavasi BPCB Jatim Albertus Agung Vidi, mengungkapkan, pihaknya menemukan ada empat fragmen ukiran batu hewan mitologi Hindu-Budha berbentuk kepala manusia berbadan burung dan bernama kinara-kinari.

Meskipun mulanya disangka warga sebagai arca, namun Vidi menyatakan Kinara-Kinari bukanlah patung atau arca. Melainkan salah satu bentuk relief ukiran yang berfungsi sebagai hiasan antefik atau sudut-sudut candi.

"Dari hasil pengamatan kita, Kinara-kinari itu kepala manusia badan burung berbentuk sepasang perempuan dan laki laki biasa dijadikan hiasan sudut bangunan," kata Vidi pada Minggu (20/11/2022).

Selain fragmen ukiran batu hewan, BPCB Jatim juga menemukan sejumlah fragmen-fragmen tembikar. Kata Vidi, fragmen tembikar ini diduga digunakan sebagai dupa di masa lampau.

Selain itu, ditemukan pula batu berukiran sosok dua Makara. Makara sendiri merupakan hewan mitologi yang dipercaya Hindu-Budha sebagai naga laut kendaraan dewa-dewi.

"Kami juga menemukan banyak juga batu-batu dengan ornamen dan bentuk-bentuk geometris," ungkapnya.

Hanya saja, meski banyak temuan, namun BPCB Jatim belum bisa memastikan temuan candi tersebut peninggalan dari kerajaan mana. Menurut Vidi, untuk saat ini masih terlalu  dini untuk menentukan periodisasi candi.

Sehingga diperlukan tahapan ekskavasi lanjutan untuk bisa mengungkap dari periode kerajaan mana candi tersebut dibangun.

"Tahap saat ini masih survey dan penyelamatan struktur candi, baru melihat sebatas mana potensi, baru nanti kalau kita buka semua kita bisa ada gambaran," ujar Vidi.

Disisi lain, Vidi menyatakan, bentuk relief pada batuan kuno yang ditemukan memang memiliki kemiripan di sejumlah candi lain. Diantaranya ada kemiripan motif dengan di Candi Jago, Candi Keboireng, Candi Jabung, Candi Penataran hingga Candi Prambanan.

Namun, pihaknya masih memelukan riset lanjutan untuk memastikan periodisasi candi.

"Membutuhkan waktu, minimal kita harus dapat bukti yang lebih kuat merujuk ke apa (kerajaan) dan pembandingnya apa. Itu masih kita telusuri," ungkapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...