Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Terus Dengungkan Satu Desa Satu Bank Sampah

Gambar berita
24 November 2019 (21:01)
Lingkungan
4152x Dilihat
0 Komentar
admin

Salah satu program unggulan Pemkab Pasuruan “SDSB” atau Satu Desa Satu Bank Sampah, menunjukkan keberhasilannya.

Secara terus menerus, desa-desa di Kabupaten Pasuruan sudah banyak yang memiliki Bank Sampah yang tak hanya mengajak masyarakat untuk memilah dan menabung sampah. Melainkan terbukti berhasil dalam memberdayakan masyarakat sekitar.

Seperti yang dilakukan oleh Pempes Community (Komunitas Pemuda Peduli Sampah) di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol. Sejak didirikan tahun 2018 lalu, kebiasaan masyarakat sudah mulai beralih, dari yang membuang sampah asal-asalan menjadi suka memilah sampah berdasarkan jenisnya.

Masrufan, Ketua KSM Komunitas Pempes Randupitu mengatakan, mindset masyarakat sudah beralih dari yang hanya membuang sampah saja, menjadi terbiasa memilah sebelum membuang sampah yang tak bisa didaur ulang.

“Senang sekali melihat warga Randupitu yang betul-betul memanfaatkan Bank Sampah, ya meskipun jumlah warga tidak terlalu banyak seperti yang kami harapkan,” katanya di sela-sela acara Anniversary KSM Pempes Community, di Dusun Babat, Desa Randupitu, Minggu (24/11/2019) pagi.

Hingga saat ini, jumlah warga yang memanfaatkan Bank Sampah tidak terlalu banyak, yakni masih di kisaran 50-an KK. Masrufan optimis, jumlah warga yang berpartisipasi dalam Bank Sampah akan terus bertambah.

“Saya yakin akan terus meningkat, karena banyak keuntungannya kalau kita betul-betul memanfaatkan Bank Sampah. Selain membantu pemerintah dalam mengurangi timbunan sampah, kalau kita berpartisipasi, maka sampah kita diganti dengan uang,” tandasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf juga meresmikan operasional Gedung Bank Sampah Semar (Sejahterakan Masyarakat Randupitu). Pembangunan gedung tersebut didanai Pemkab Pasuruan melalui APBD tahun 2019 dengan anggaran sebesar Rp 200 juta.

Dalam sambutannya, Irsyad menghimbau agar gedung tersebut betul-betul dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Terlebih dalam tujuannya untuk membantu pemerintah dalam upaya penanggulangan akan volume sampah yang terus bertambah setiap waktunya.

“Meski gedungnya tidak terlalu besar, tapi yang paling penting adalah pemanfaatannya. Bisa digunakan untuk koordinasi dan komunikasi dalam kegiatan Bank Sampah,” ucapnya.

Tak hanya itu, Irsyad juga meminta agar di sekitar gedung ditanami banyak pohon penghijauan. Sehingga keberadaan Bank Sampah bisa bersinergi dengan upaya pelestarian lingkungan sekitar.

“Saya lihat masih belum ada pohon rindangnya di sini. Sebentar lagi musim penghujan, jadi tepat sekali untuk ditanami banyak pohon di sekitar gedung. Kalau hijau royo-royo, seneng lihatnya,” tegasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
13 Kali Berturut-Turut. Pemkab Pasuruan Sukses Pertahankan Predikat Opini WTP

13 kali berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan sukses mempertahankan pred...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Intens Lakukan Pemeriksaan Post Mortem

Sejak hari pertama Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan...

Article Image
Idul Adha 1447 H. Pemkab Pasuruan Salurkan 260 Hewan Qurban

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendistribusikan sebanyak 260 hewan qur...

Article Image
Ini Sapi Qurban Presiden Prabowo untuk Masyarakat Kabupaten Pasuruan

Tahun ini, masyarakat Kabupaten Pasuruan kembali menerima sapi qurban dari Presi...

Article Image
HLUN 2026. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Lansia Investasi Kesehatan

RSUD Bangil bersama Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Kelua...