Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tinjau SDN Petung III Pasrepan Yang Ambruk. Bupati Mas Rusdi : Sesegera Mungkin Kita Perbaiki. Yang Penting KBM Tetap Jalan

Gambar berita
26 Mei 2025 (14:38)
Pendidikan
887x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ruang kelas IV dan V UPT Satuan Pendidikan SDN Petung III Pasrepan, ambruk, Minggu (25/5/2025) pagi.

Kejadian tersebut membuat Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo turun ke lokasi, Senin (26/5/2025) siang.

Dengan ditemani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tri Agus Budiharto; Kepala Dinas Cipta Karya, Heru Farianto serta Kepala Pelaksana BPBD, Sugeng Hariyadi, Bupati Rusdi mengecek satu per satu ruangan di sekolah tersebut. Khususnya ruang kelas IV dan V yang atapnya ambrol dan sudah pasti tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) sampai selesai diperbaiki.

Menurutnya, ruang kelas IV dan V sudah tidak layak untuk digunakan sebagai tempat pembelajaran. Ia pun meminta pihak sekolah untuk sementara waktu memakai ruangan lain atau pun tempat lain menjadi kelas darurat sampai semuanya kembali seperti semula.

"Tadi saya sempat tanya Ibu Kepala Sekolah, dan ternyata yang kelas lima menempati ruang kelas enam, dan yang kelas empat menempati Polindes. Tidak apa-apa yang penting KBM tetap jalan dan anak-anak aman belajarnya," katanya.

Mengenai langkah Pemkab Pasuruan, Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini mengintruksikan OPD terkait untuk melakukan assesment kerusakan ruang kelas di SDN Petung 3 Pasrepan. Setelah itu barulah dapat ditentukan besaran anggaran yang dipergunakan untuk perbaikan, sesegera mungkin.

"Segera kita bangun lewat pergeseran anggaran atau dari sumber dana yang lain. Kita usahakan sesegera mungkin. Yang jelas assesment dulu, kemudian baru kita tentukan nominal dan perbaikannya," imbuhnya.

Lebih lanjut Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan ini meminta pihak sekolah untuk memastikan ruangan lain yang digunakan sebagai kelas darurat, betul-betul aman bagi siswa belajar.

Apabila dirasa berpotensi membahayakan, ia meminta pihak desa untuk membantu sekolah agar KBM tetap berjalan.

"Lalau berbahaya sementara kita pindah dulu, monggoh bisa berembuh. Yang jelas KBM tidak mungkin jauh dari sekolah, karena siswanya ya kebanyakan warga sekitar sekolah juga," tegasnya.

Pasca  kejadian ini, Mas Rusdi mengimbau para Kepala Sekolah untuk aktif melapor ke Dispendik apabila ada potensi kerusakan bangunan yang bisa membahayakan keselamatan seluruh penghuni sekolah.

"Segera lapor dan akan kita tindak lanjuti. Jangan sampai nunggu kejadian dulu, apalagi sampai ada korban jiwa baru lapor," singkatnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...