Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tren Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Pasuruan Bantu 27 ribu Masker Untuk Buruh

Gambar berita
22 Desember 2020 (17:51)
Kesehatan
2406x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 27 ribu masker kain kembali diberikan untuk para buruh di Kabupaten Pasuruan.

Puluhan ribu masker tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron kepada 17 perwakilan serikat buruh, di Aula Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pasuruan, Selasa (22/12/2020) siang.

Gus Mujib-sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan ini mengatakan, meskipun tak bisa menjangkau seluruh buruh se-Kabupaten Pasuruan, namun dengan bantuan masker tersebut, para buruh semakin memahami akan pentingnya masker sebagai benteng pertahanan dalam mencegah masuknya virus corona melalui hidung atau mulut.

"Saya memahami bahwa jumlah masker yang kami serahkan hari ini tak bisa memenuhi dari total jumlah pekerja atau buruh di Kabupaten Pasuruan. Tapi setidaknya ini adalah bentuk kepedulian Pemkab terhadap para buruh," katanya.

Dijelaskan Gus Mujib, Indonesia masih dalam situasi Pandemi Virus Corona. Terlebih, saat ini tren kasus Covid-19 juga terus meningkat yang ditandai dengan semakin bertambahnya jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang terinfeksi.

"Tiap hari ada 5-15 warga Kabupaten Pasuruan yang dinyatakan Positif. Entah itu yang punya penyakit penyerta maupun yang tanpa gejala. Dan ini menjadi tren yang harus diwaspadai oleh semua lapisan masyarakat. Disiplin Prokes adalah segalanya," jelasnya.

Dari catatan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, per hari ini saja ada 16 orang yang terinfeksi. Dengan rincian 6 warga Kecamatan Bangil, 3 warga Beji, 2 warga Grati, 1 warga Pandaan, 1 warga Prigen, 1 warga Purwodadi dan 1 warga Sukorejo. 

Dari 16 orang tersebut, 14 diantaranya dirawat di RSUD Bangil dan 2 orang di RSUD Grati. Sedangkan total warga yang telah terinfeksi virus corona sejak kasus pertama hingga kini mencapai 2075 orang. Oleh karena itu, Gus Mujib menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk kompak dan berkomitmen tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan agar Pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.

"Kalau sudah dirawat, maka sudah pasti akan terpisah dengan keluarga. Yang menemani hanya petugas medis saja ketika observasi dan layanan kesehatan lainnya. Maka dari itu, kita jaga disiplin prokes ini dengan sebaik-baiknya," harapnya.

Sementara itu, saat ditanya perihal klaster perusahaan, Gus Mujib menegaskan bahwa sampai sekarang, total ada 409 orang yang telah terinfeksi Virus Corona dari klaster perusahaan. Dari jumlah tersebut, 4 orang diantaranya meninggal dunia, dan sisanya sembuh maupun beberapa orang yang masih dalam perawatan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...

Article Image
Pengurus KNPI Kabupaten Pasuruan 2026-2029 Dilantik. Mas Rusdi : Jaga Kekompakan dan Kami Tunggu Kontribusi Positif untuk Pembangunan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pa...

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...