Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tumpeng 2025 Durian di Desa Kronto, Luar Biasa

Gambar berita
28 Januari 2025 (06:28)
Agrowisata
1557x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan sukses menggelar Selamatan Desa dengan begitu meriah, Selasa (28/1/2025).

Meriahnya acara tersebut tak lain karena adanya Tumpeng Durian yang dipasang di Simpang Empat Desa Kronto. Tumpeng tersebut memiliki tinggi 15 meter dan diisi dengan 2025 buah durian lokal.

Pantauan di lapangan, sebelum dibagikan ke warga, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis bersama Wakil Bupati Pasuruan Terpilih, Shobih Asrori ; Sekda Yudha Triwidya Sasongko, Camat Lumbang hingga Kepala Desa Kronto, Sodin memukul gong tepat di depan Tumpeng Durian.

Begitu gong selesai ditabuh, ribuan pengunjung yang datang dari berbagai wilayah di Pasuruan, Probolinggo, Pasuruan dan Mojokerto langsung menyerbu  durian tersebut hingga habis dalam hitungan menit.

Mereka rela berdesak-desakan untuk dapat membawa pulang durian, meski beberapa orang mengalami luka di tangan.

”Karena durian sekarang masih cukup mahal. Jadi pas dibagikan, ya ikut berdesakan dengan warga lain. Seneng sih karena dapat dua buah,” ungkap Winarno (46), salah satu warga Kecamatan Rembang. 

Sementara itu, Kades Kronto, Sodin mengaku lega lantaran Pembagian Tumpeng Duren bisa berjalan lancar meski harus ada yang kesakitan karena menangkap durian tanpa memakai sarung tangan.

”Namanya juga durian. Ada duri tajamnya. Kalau gak memakai sarung tangan bisa luka atau berdarah. Tapi alhamdulillah secara keseluruhan semuanya berjalan lancar, sebentar saja durian langsung habis,” ucapnya. 

Diakui Sodin, panen durian di Kronto pada tahun ini tak sebanyak tahun lalu. Salah satu faktor penyebabnya tak lain karena curah hujan yang begitu tinggi, terutama pada malam hari. 

”Hujannya sering malam hari jadi kata orang di sini jadi sumber penyakit yang merusak durian. Kalau dari luar tidak kelihatan, tapi begitu dibuka busuk buahnya,” terangnya. 

Di tempat yang sama, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis berharap kepada warga Kronto untuk menjaga konsistensi kebun durian dengan tidak mengalih fungsikan dengan yang lain.

”Karena Kronto ini surganya durian, jadi sayang sekali kalau tiba-tiba dalam beberapa tahun ke depan ada alih fungsi lahan. Jadi pertahankan kebun durian ini sebagai warisan yang akan diturunkan sampai ke generasi mendatang,” harapnya.

Tak lupa, Nurkholis juga berharap kepada Pemerintahan baru yang dinahkodai oleh Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan Terpilih untuk dapat mempercantik akses jalan menuju Desa Kronto.

”Mumpung di sini ada Gus Shobih, jadi langsung kami sampaikan untuk mempercantik kondisi ruas jalan menuju Desa Kronto ini. Eman-eman karena ini Desa Wisata,” ucapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...