Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tuntaskan Buta Aksara, Pemkab Pasuruan Raih Anugerah Aksara Utama

Gambar berita
09 September 2018 (14:50)
Pendidikan
3201x Dilihat
0 Komentar
admin

Tak ada lagi warga yang tak bisa membaca, menulis dan menghitung (Calistung), menjadikan Pemerintah Kabupaten Pasuruan diganjar penghargaan tertinggi dari pemerintah pusat.

Setelah dianggap memiliki kepedulian besar dalam memerangi kebuta aksaraan di wilayahnya, Pemkab Pasuruan menerima Penghargaan Anugerah Aksara Utama. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan RI, Muhajir Efendi kepada Bupati Pasuruan yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi ,di Plataran Alun-alun Kabupaten Deli Serdang Medan, Sumatera Utara, Sabtu (9/9/2018).

“Kami sangat bangga dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegiat dan masyarakat Kabupaten Pasuruan terutama beliau Bupati Pasuruan (Irsyad Yusuf, red) yang telah memberikan semangat dan dukungannya selama ini sehingga buta aksara di Kabupaten Pasuruan bisa kita tuntaskan, ” kata Iswahyudi usai menerima penghargaan via sambungan seluler, Sabtu (08/09/2018).

Menurutnya, pemberantasan buta aksara di Kabupaten Pasuruan telah dilakukan secara masif dan bersama – sama oleh semua pihak melalui program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat seperti ormas kepemudaan, Fatayat, Muslimat dan lainnya.

“Sejak tahun 2013, Pemerintah telah berusaha sekuat tenaga untuk menuntaskan angka 37 ribu warga buta aksara. Dan, Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, kami secara bertahap mulai dari penghargaan anugrah aksara madya sampai akhirnya bisa menerima anugerah tertinggi ini, ” lanjutnya.

Tak hanya penghargaan Anugerah Aksara Utama yang diraih oleh Pemkab Pasuruan, pegiat keaksaraan dan tokoh adat Kabupaten Pasuruan juga mendapatkan penghargaan yakni Guru TK asal Lekok, Ummi Kulsum serta Penghargaan Tokoh Adat Pendukung Pendidikan Keaksaraan yang diberikan kepada Edi Prayitno, tokoh adat suku Tengger.

“Ke depan yang menjadi tugas bersama adalah meningkatkan program keaskaraan usaha mandiri seperti visi dan misi Kabupaten Pasuruan sehingga masyakarat yang sudah melek aksara bisa bekerja dan terampil dalam dunia enterpreneur nantinya, ” pungkas Iswahyudi. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...

Article Image
Resmikan Rizqy Sport Center. Mas Rusdi Acungi Jempol Masyarakat Bantu Pemerintah Majukan Perolahragaan di Daerah

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meresmikan Rizqy Sport Center, Sabtu (4/4/2026).Pe...

Article Image
Lembah Pendawa Pandaan. Hadirkan Nuansa Pulau Dewata Yang Memanjakan Mata

Bali, ikon pariwisata dunia asal Indonesia dikenal sebagai surganya dunia. ...

Article Image
Keberhasilan Pemkab Pasuruan Terapkan Manajemen Talenta Pertama di Jatim, Ditiru dan Diikuti Banyak Daerah

Langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggunakan metode manajemen talenta dalam...

Article Image
Kumpulkan Camat, Kades dan Kasun di wilayah Rawan Kekeringan. Mas Rusdi Pastikan Masyarakat Tak Kesulitan Air Bersih

Persiapan menghadapi musim kemarau, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengumpulkan c...