Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

UPT LKD Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi. Salah Satunya Barista

Gambar berita
07 Oktober 2025 (13:23)
Pemerintahan
819x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

UPT LKD Kabupaten Pasuruan kembali menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk masyarakat umum.

Pelatihan ini dilaksanakan selama sebulan penuh dan diikuti oleh ratusan peserta yang dibagi dalam 8 kejuruan.

Menariknya, dari 8 kejuruan tersebut, ada pelatihan peracik kopi alias barista yang diikuti oleh 16 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan. 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Heru Farianto melalui Kepala UPT LKD, Muhammad Farid Ardiansyah menjelaskan, dipilihnya pelatihan barista tak lain karena banyaknya permintaan dari masyarakat. Apalagi di jaman sekarang, bertebaran banyak warung kopi, coffee shop maupun cafe-cafe yang menghadirkan barista untuk mendemonstasikan cara meracik kopi yang baik dan benar. 

"Kami ingin jadi UPT LKD yang up date dengan perkembangan zaman. Makanya kami pilih pelatihan barista, karena sekarang sudah jadi mata pencaharian yang menjanjikan," kata Farid di sela-sela kesibukannya, Selasa (7/10/2025).

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan banyak fasilitas mulai dari pengganti uang transport, seragam olahraga, sepatu, tas dan peralatan ATK, bahan praktik hingga asuransi ketenagakerjaan.

Kata Farid, total ada 128 peserta yang mengikuti 8 kejuruan, diantaranya forklift, service sepeda motor, bubut CNC, las listrik, menjahit pakaian, tata rias kecantikan, processing hasil minuman serta barista atau peracik kopi. 

"Setiap satu kejuruan pesertanya ada 16 orang. Total lamanya 30 hari ditambah dua hari untuk uji kompetensi," singkatnya.

Dengan digelarnya pelatihan berbasis kompetensi, para peserta telah dibekali dengan ilmu baru, sehingga begitu selesai, dapat bersaing di pasar kerja maupun membuka lapangan pekerjaan sendiri. 

"Harapannya tentu saja dapat mengintervensi pengangguran terbuka. Mudah-mudahan bisa masuk dan bersaing di pasar kerja, dan yang informal dapat menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya," terang Farid. 

Sementara itu, Muammar Husni selaku salah satu instruktur peracik kopi mengaku sudah 10 tahun menjadi barista dan ingin membagikan ilmu dasar meracik kopi kepada seluruh peserta pelatihan.

"Karena dasarnya harus kuat dulu. Awal mulanya belajar di Kediri. Dan semakin ke sini, alhamdulillah semakin banyak rejeki yang kami terima," ucapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...