Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Mujib Imron Beri Pembinaan Ratusan Kepala MI, Mts dan MA

Gambar berita
12 April 2019 (12:58)
Kepegawaian
2814x Dilihat
0 Komentar
admin

Ratusan Kepala MI (Madrasah Ibtidaiyah), Mts (Madrasah Tsanawiyah) dan MA (Madrasah Aliyah) Negeri/Swasta di Kabupaten Pasuruan, mengikuti Pembinaan oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron, di Gedung Serbaguna, Jumat (12/04/2019).

Dari pantauan di lapangan, pembinaan yang dilakukan oleh Wabup Mujib berisikan tentang beberapa hal penting, diantaranya peningkatan kualitas mutu pendidikan, guru dan santri/anak didik, peran teknologi dalam pendidikan, program Wak Muqidin (Wayahe Kumpul Mbangun TPQ dan Madin), hingga sertifikasi guru dan tenaga pendidik.

Dalam sambutannya, Wabup Mujib menegaskan bahwa Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai salah satu top manager dalam sebuah lembaga pendidikan di lingkup Kementerian Agama, harus dapat memiliki kompetensi serta kredibilitasnya.

“Kinerja seorang kepala madrasah diukur dari bagaimana cara dia bekerja serta dapat mengambil berbagai keputusan penting, yang tentunya memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan dan kemajuan madrasah yang dipimpinnya,” tegasnya.

Lain Kepala Madrasah, lain pula seorang guru. Menurut Mujib, guru itu harus benar-benar memahami regulasi dan peraturan tentang pendidikan. Begitu pula dengan istilah guru profesional adalah guru yang disiplin dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksinya, memahami materi bahan pembelajaran dan tidak pernah terlambat ke sekolah, serta memiliki kemampuan untuk melaksanakan perubahan dan inovatif sehingga dapat sebagai penyempurna dalam menjalankan tugas.

“Di jaman sekarang, guru harus dapat menemukan tehnologi tepat guna dalam pendidikan, menguasai kompetensi pedagogik, kepribadian, social, dan professional serta terus melaksanakan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (PKB). Sedangkan kepala Madrasah  ditambah dengan managerial dan supervisor,” tandasnya.

Ditambahkan Mujib, seorang kepala madrasah harus melaksanakan supervise, sedangkan guru harus mampu memahami karakter siswa secara mendalam, mampu membuat rancangan pembelajaran, mampu melaksanakan pembelajaran dan mampu membuat evaluasi pembelajaran.

“Kepala Madrasah dan guru harus bersinergi dengan masyarakat agar dalam mencapai keberhasilan pendidikan bisa terwujud karena keberhasilan pendidikan bukan tanggung jawab dari Madrasah saja tapi merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan keluarga,” jelas Mujib kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wapres Gibran Rakabuming Kunjungi Ponpes Dalwa Raci

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berkunjung ke Kabupaten Pasuruan.&nbsp...

Article Image
Kejari Kabupaten Pasuruan Musnahkan 5,2 Kg Sabu-Sabu dan Ribuan Obat Terlarang

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan kembali melakukan pemusnahan atas b...

Article Image
Petani Mangga Putar Pasuruan Panen Raya. Sekali Panen 5 Kwintal

Petani mangga gadung klonal 21 yang populer dengan sebutan Mangga Putar Pasuruan...

Article Image
Pasuruan United Siap Arungi Liga 3 Nusantara. CEO Gus Shobih : Mohon Doanya Bisa Lolos Liga 2

Pasuruan United, tim sepakbola kebanggaan Kabupaten Pasuruan siap mengarungi Lig...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bakal Bangun Sarpras Peningkatan Keselamatan di Simpang Empat Patung Sapi Pandaan

Banyaknya kejadian laka lantas di sekitaran Simpang empat Patung Sapi Pandaan, b...