Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Mujib Imron Beri Pembinaan Ratusan Kepala MI, Mts dan MA

Gambar berita
12 April 2019 (12:58)
Kepegawaian
2667x Dilihat
0 Komentar
admin

Ratusan Kepala MI (Madrasah Ibtidaiyah), Mts (Madrasah Tsanawiyah) dan MA (Madrasah Aliyah) Negeri/Swasta di Kabupaten Pasuruan, mengikuti Pembinaan oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron, di Gedung Serbaguna, Jumat (12/04/2019).

Dari pantauan di lapangan, pembinaan yang dilakukan oleh Wabup Mujib berisikan tentang beberapa hal penting, diantaranya peningkatan kualitas mutu pendidikan, guru dan santri/anak didik, peran teknologi dalam pendidikan, program Wak Muqidin (Wayahe Kumpul Mbangun TPQ dan Madin), hingga sertifikasi guru dan tenaga pendidik.

Dalam sambutannya, Wabup Mujib menegaskan bahwa Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai salah satu top manager dalam sebuah lembaga pendidikan di lingkup Kementerian Agama, harus dapat memiliki kompetensi serta kredibilitasnya.

“Kinerja seorang kepala madrasah diukur dari bagaimana cara dia bekerja serta dapat mengambil berbagai keputusan penting, yang tentunya memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan dan kemajuan madrasah yang dipimpinnya,” tegasnya.

Lain Kepala Madrasah, lain pula seorang guru. Menurut Mujib, guru itu harus benar-benar memahami regulasi dan peraturan tentang pendidikan. Begitu pula dengan istilah guru profesional adalah guru yang disiplin dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksinya, memahami materi bahan pembelajaran dan tidak pernah terlambat ke sekolah, serta memiliki kemampuan untuk melaksanakan perubahan dan inovatif sehingga dapat sebagai penyempurna dalam menjalankan tugas.

“Di jaman sekarang, guru harus dapat menemukan tehnologi tepat guna dalam pendidikan, menguasai kompetensi pedagogik, kepribadian, social, dan professional serta terus melaksanakan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (PKB). Sedangkan kepala Madrasah  ditambah dengan managerial dan supervisor,” tandasnya.

Ditambahkan Mujib, seorang kepala madrasah harus melaksanakan supervise, sedangkan guru harus mampu memahami karakter siswa secara mendalam, mampu membuat rancangan pembelajaran, mampu melaksanakan pembelajaran dan mampu membuat evaluasi pembelajaran.

“Kepala Madrasah dan guru harus bersinergi dengan masyarakat agar dalam mencapai keberhasilan pendidikan bisa terwujud karena keberhasilan pendidikan bukan tanggung jawab dari Madrasah saja tapi merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan keluarga,” jelas Mujib kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Launching Jersey Baru. Mas Rusdi : Persekabpas Harus Bangkit, Naik Kasta dan Berjaya

Para supporter The Lassak alias Persekabpas harus siap-siap untuk mendukung 100...

Article Image
Ini Pesan Mas Bupati Rusdi Untuk Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan,  Rusdi sutejo menghimbau seluruh jamaah untuk  senant...

Article Image
Ribuan Warga Kabupaten Pasuruan Berangkat Haji

Ribuan warga Kabupaten Pasuruan, berangkat haji, Rabu (22/4/2026).Dari catatan K...

Article Image
Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono Apresiasi Satu Gudep Satu RTLH

Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda...

Article Image
Peringati Hari Kartini, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Komitmen PKK Perkuat Penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Pasuruan

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan punya cara tersendiri dalam memperingati Ha...