Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Mujib Imron Beri Pembinaan Ratusan Kepala MI, Mts dan MA

Gambar berita
12 April 2019 (12:58)
Kepegawaian
2823x Dilihat
0 Komentar
admin

Ratusan Kepala MI (Madrasah Ibtidaiyah), Mts (Madrasah Tsanawiyah) dan MA (Madrasah Aliyah) Negeri/Swasta di Kabupaten Pasuruan, mengikuti Pembinaan oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron, di Gedung Serbaguna, Jumat (12/04/2019).

Dari pantauan di lapangan, pembinaan yang dilakukan oleh Wabup Mujib berisikan tentang beberapa hal penting, diantaranya peningkatan kualitas mutu pendidikan, guru dan santri/anak didik, peran teknologi dalam pendidikan, program Wak Muqidin (Wayahe Kumpul Mbangun TPQ dan Madin), hingga sertifikasi guru dan tenaga pendidik.

Dalam sambutannya, Wabup Mujib menegaskan bahwa Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai salah satu top manager dalam sebuah lembaga pendidikan di lingkup Kementerian Agama, harus dapat memiliki kompetensi serta kredibilitasnya.

“Kinerja seorang kepala madrasah diukur dari bagaimana cara dia bekerja serta dapat mengambil berbagai keputusan penting, yang tentunya memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan dan kemajuan madrasah yang dipimpinnya,” tegasnya.

Lain Kepala Madrasah, lain pula seorang guru. Menurut Mujib, guru itu harus benar-benar memahami regulasi dan peraturan tentang pendidikan. Begitu pula dengan istilah guru profesional adalah guru yang disiplin dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksinya, memahami materi bahan pembelajaran dan tidak pernah terlambat ke sekolah, serta memiliki kemampuan untuk melaksanakan perubahan dan inovatif sehingga dapat sebagai penyempurna dalam menjalankan tugas.

“Di jaman sekarang, guru harus dapat menemukan tehnologi tepat guna dalam pendidikan, menguasai kompetensi pedagogik, kepribadian, social, dan professional serta terus melaksanakan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (PKB). Sedangkan kepala Madrasah  ditambah dengan managerial dan supervisor,” tandasnya.

Ditambahkan Mujib, seorang kepala madrasah harus melaksanakan supervise, sedangkan guru harus mampu memahami karakter siswa secara mendalam, mampu membuat rancangan pembelajaran, mampu melaksanakan pembelajaran dan mampu membuat evaluasi pembelajaran.

“Kepala Madrasah dan guru harus bersinergi dengan masyarakat agar dalam mencapai keberhasilan pendidikan bisa terwujud karena keberhasilan pendidikan bukan tanggung jawab dari Madrasah saja tapi merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan keluarga,” jelas Mujib kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...