Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Mujib Imron Geram Rehab Puskesmas Beji Masih 70%

Gambar berita
10 Desember 2020 (12:44)
Pelayanan Publik
3076x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron dibuat geram dengan proyek rehab Puskesmas Beji yang sepertinya tak selesai sesuai dokumen kontrak.

Reaksi kekecewaan tersebut terlihat saat Gus Mujib-sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan ini meninjau pelaksanaan rehab Puskesmas Beji, Kamis (10/12/2020) pagi.

Di sana, Gus Mujib juga bertemu dengan salah seorang konsultan pengawas proyek, sekaligus meminta agar pelaksanaan rehab harus sesuai dengan kontrak kerja.

Menurutnya, Pemkab Pasuruan harus ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan fisik, sarana prasarana maupun fasilitas yang berasal dari negara. Hal itu penting dilakukan agar seluruh pekerjaan tersebut dapat dipertanggung jawabkan dengan baik dan benar.

"Kami wajib melihat langsung pembangunan fisik, karena sebagai kepala daerah dan atas nama Pemerintah Daerah, tugasnya adalah pengawasan. Apalagi ini didanai oleh uang rakyat, jadi harus bisa dipertanggung jawabkan dengan baik dan benar," katanya.

Dijelaskan Gus Mujib, pengerjaan proyek rehab Puskesmas Beji mulai dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2020 dan ditargetkan selesai 19 Desember 2020. Dengan sisa waktu hanya 9 hari saja, pengerjaan proyek yang masih mencapai 70% tersebut mustahil bisa selesai apabila tidak ditanggulangi dengan cara menambah jumlah pekerja dan jam kerja itu sendiri.

"Kalau dikebut ya bisa. Para pekerja bangunan juga harus ditambah. Jangan sampai karena alasan cuaca, akhirnya rehab puskesmas beji ini tidak rampung. Karena bulan november juga sudah turun hujan," tegasnya.

Lebih lanjut Gus Mujib menegaskan bahwa belum selesainya rehab Puskesmas Beji ini karena ketelodaran dari rekanan pelaksana. Padahal Dinas Kesehatan maupun Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan sudah memberikan tiga kali surat peringatan secara tertulis.

Sehingga, apabila molor dari jadwal pelaksanaan, maka bisa berdampak pada kualitas pelayanan terhadap para pasien yang berobat ke Puskesmas Beji. Dimana semenjak ada proyek rehab, pelayanan kesehatan dipindah ke Pustu Desa Cangkringmalang, Beji.

"Ini menjadi catatan tersendiri. Karena kalau sudah seperti ini, maka tahun depan tidak akan diberi proyek lagi," tutup Gus Mujib. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Meriahkan Hari Kartini 2026. PERWOSI Kabupaten Pasuruan Gelar Line Dance, Parade Busana dan Donor Darah

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...

Article Image
Pengurus KNPI Kabupaten Pasuruan 2026-2029 Dilantik. Mas Rusdi : Jaga Kekompakan dan Kami Tunggu Kontribusi Positif untuk Pembangunan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pa...

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...